Rawat Pasien Covid-19 Bergejala, RSD Wisma Atlet Optimalkan ICU, HCU, dan ICCU

Binti Mufarida, Sindonews · Senin 25 Januari 2021 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 25 337 2350391 rawat-pasien-covid-19-bergejala-rsd-wisma-atlet-optimalkan-icu-hcu-dan-iccu-QYmOsufZDZ.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - Koordinator RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono menegaskan, pihaknya akan mengoptimalkan layanan ICU (Intensive Care Unit), (High Care Unit), dan ICCU (Intensif Coronary Care Unit).

Pasalnya, saat ini pasien Covid-19 bergejala yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet meningkat. Dimana pasien yang saat ini dirawat sebanyak 4.653 pasien dari 5.994 tempat tidur yang tersedia. Dan tingkat hunian di RSDC Wisma Atlet adalah 77,63%.

“Khusus kami, sisi lain juga dalam mengoptimalkan adanya ICU, walaupun transisi ya. Kemudian optimalkan ICU, kemudian, dan ICCU,” ungkap Tugas dalam Update RS Darurat Wisma Atlet: Kesiapan Rumah Sakit Darurat Daerah secara virtual, Senin (25/1/2021).

 Baca juga: Pasien Covid-19 Bergejala di RSD Wisma Atlet Meningkat

Tugas menegaskan, upaya ini dilakukan untuk persiapan sirkulasi layanan sebelum pasien dirujuk ke rumah sakit rujukan.

“Sehingga betul-betul ini adalah suatu sirkulasi pelayanan mulai dari yang ringan, sedang sampai yang berat yang kita akan persiapkan untuk dirujuk ke rumah sakit rujukan,” tuturnya.

 Baca juga: 19 Panti Asuhan di Jakarta Jadi Klaster Covid-19 

Dan, seandainya tidak bisa dirujuk ke rumah sakit rujukan Covid-19, maka pasien akan bisa tertangani di RSDC Wisma Atlet.

“Seandainya pun tidak, bisa nanti kita lakukan tingkat standar pelayanan untuk ICU yang kita siapkan untuk transisi,” ungkap Tugas.

 

Apalagi, kata Tugas saat ini untuk merujuk pasien Covid-19 ke RS rujukan sangat sulit karena ICU semakin terbatas.

“Ini juga tidak mudah ya. Karena kita pahami di rujukan rumah sakit ini tempat hunian ICU juga sangat sangat sulit saat ini,” sambungnya.

“Maka kami membetulkan mengoptimalkan ICU yang ada, kemudian HCU yang ada di Wisma Atlet, sehingga kita bisa melaksanakan pelayanan ICU sampai betul-betul memang kalau ada yang bisa dirujuk dan tempatnya ada di rujuk maka kita rujuk,” kata Tugas.

Sehingga, kata Tugas, pihaknya terus mengoptimalkan para tenaga medis untuk melakukan tindakan di ICU.

“Kita punya segala konsekuensinya, kami adalah dengan tim ICU kita betul-betul optimalkan di sana. Nah perawat-perawat juga kami latih terus untuk bagaimana kita bisa, mereka bisa melakukan juga tindakan-tindakan atau perawatan di ICU yang tentunya sangat berbeda dengan perawatan di kamar biasa,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini