KNKT Masih Terus Cari Black Box CVR Sriwijaya Air SJ-182

Giri Hartomo, Okezone · Senin 25 Januari 2021 11:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 25 337 2350230 knkt-masih-terus-cari-black-box-cvr-sriwijaya-air-sj-182-AvNIGU0Cj6.jpg Black Box Sriwijaya Air. (Foto: Okezone.com/Arif J)

JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih terus melakukan operasi pencarian kotak hitam atau black box berisi Cockpit Voice Recorder CVR) pesawat Sriwijaya Air SJ-182. KNKT akan dibantu oleh Badan SAR Nasional (Basarnas) untuk melakukan pemantauan secara aktif. 

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono mengatakan, proses pencarian CVR oleh KNKT akan terus berlangsung walaupun proses pencarian korban oleh Basarnas telah berakhir. 

Menurutnya, penemuan CVR akan memberikan informasi yang signifikan dalam proses investigasi penyebab kecelakaan Sriwijaya SJ-182. Data CVR akan melengkapi data flight data recorder (FDR) yang sudah ditemukan, dan datanya berhasil diunduh KNKT.

Soerjanto juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak yang telah bekerja keras dan bekerja sama yang erat dalam penanganan musibah. Baik itu dari Kementerian Perhubungan, TNI, Polri, Basarnas dan pihak-pihak lainya. 

Baca juga: KNKT Umumkan Laporan Awal Jatuhnya Sriwijaya SJ-182 Februari 2021

"Memang operasi SAR sesuai tugasnya, telah ditutup. Tapi kami, sebagai tanggung jawab kami melakukan investigasi, akan terus mencari CVR yang sampai hari ini belum ditemukan," ujar Soerjanto dalam keterangannya, Senin (25/1/2021). 

Adapun dalam pencarian CVR, didirikan posko di Pulau Lancang. Meskipun begitu, KNKT belum menyebutkan sampai kapan proses pencarian black box yang berisi CVR akan dilakukan.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan harapannya agar proses investigasi dari KNKT dapat berjalan lancar. Menhub juga mengatakan, untuk menghormati keluarga korban dilakukan tabur bunga di lokasi jatuhnya pesawat di perairan Kepulauan Seribu pada Jumat lalu.

“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan melayani keluarga korban dengan baik sampai seluruh proses diselesaikan,” kata Menhub. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini