Siswa Nonmuslim Wajib Berjilbab, PKB: Membahayakan Generasi Pelajar

Abdul Rochim, Koran SI · Minggu 24 Januari 2021 15:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 24 337 2349909 siswa-nonmuslim-wajib-berjilbab-pkb-membahayakan-generasi-pelajar-UX9o4FNyqF.jpg Politikus PKB Anggia Ermarini. (Foto : Instagram/@anggiaermarini)

JAKARTA - Politikus PKB, Anggia Ermarini mengatakan, kasus yang terjadi di SMKN 2 Padang, Sumatera Barat (Sumbar) di mana pihak sekolah mewajibkan siswa nonmuslim mengenakan jilbab sebagai sebuah insiden yang membahayakan generasi pelajar.

"Insiden ini membahayakan generasi pelajar karena sejak sekolah sudah diajarkan tidak berdaulat menjalankan keyakinan agamanya," ujar Anggia Ermarini yang juga Ketua DPW PKB Sumbar, melalui akun Instagram @anggiermarini, dikutip Minggu (24/1/2021).

Anggi yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPR ini mengatakan, sikap pihak sekolah yang menggunakan argumentasi bahwa hal itu adalah peraturan sekolah yang harus ditaati tidak bisa dibenarkan.

Menurutnya, dalam Permendikbud 45 tahun 2014 tentang Pakaian Seragam Sekolah Bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah yang berisi 7 pasal dan lampiran serta penjelasan sebanyak 13 halaman, jelas-jelas tidak ada aturan mewajibkan pemeluk agama lain untuk menggunakan jilbab. Dalam pasal 4 ayat 1 aturan seragam muslimah hanya diperuntukkan bagi siswi beragama muslim.

Baca Juga : Heboh Siswi Nonmuslim Dipaksa Pakai Jilbab, DPR: Harus Ditindak

"Kita mengecam kebijakan SMKN 2 Padang ini yang dapat mengganggu mental para siswa dalam mengamalkan kebhinekaan sebagai warga bangsa Indonesia," kata Ketua Umum PP Fatayat NU ini.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini