Diamputasi Terkena Ranjau, Prajurit TNI Ini Sukses Jadi Pengusaha

Fahmi Firdaus , Okezone · Sabtu 23 Januari 2021 20:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 23 337 2349662 diamputasi-terkena-ranjau-prajurit-tni-ini-sukses-jadi-pengusaha-8x0OmQdCOZ.jpg Tangkapan layar media sosial

JAKARTA – Keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk dapat berkarya dan meraih prestasi. Hal ini terlihat dari sosok Serda Mugiyanto, anggota TNI AD yang pernah terpuruk karena kehilangan kaki akibat terkena ranjau. Namun kini dia bangkit dan kini sukses menjadi pengusaha kelengkeng.

(Baca juga: Mayor Iwan, Pasukan Khusus Penemu Black Box Sriwijaya Air Mampu Menyelam di Kedalaman Ekstrim)

Masa-masa sulit Serda Mugiyanto terjadi kala dia bertugas di Ambon pada 2000 hingga 2001. Tergabung dalam Satgas Yonif 408, Mugiyanto terjun ke wilayah konflik.

(Baca juga: Tangis Kolonel Ahmad Pecah saat Iringi Pemakaman Istri dan anak Korban Sriwijaya Air)

Saat itu dia sedang melaksanakan patroli dengan tim. Tidak jauh, kurang lebih 200 meter dari pos penjagaan. Saat berjalan di sebuah lahan kosong, tiba-tiba ranjau tanam mengenai dirinya.

"Saya menggunakan kaki palsu, setelah itu saya kursus di Pusrehab Kemhan dan disana saya diberi bekal pertanian dan 2007 saya pulang.,” ujar Mugiyanto dikutip dari channel TV Tani Indonesia, Sabtu (23/1/2021).

Mugiyanto pulang ke kampung halamannya dan mencoba bertani durian dan alpukat. Namun pada akhirnya dia menjatuhkan pilihan pada kelengkeng kateki.

“Dan saya masuk di Klengkeng ini tahun 2014, tahun 2015 kita mulai lagi memilih varitas yang paling unggul,” ujarnya.

Saat ini, dia menjalani keseharian dengan merawat kebun kelengkeng sekaligus mengelola Kebun Buah Borobudur di Magelang yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Magiyanto adalah sebagai contoh para petani yang memiliki ketekunan dan semangat yang tinggi menghadapi cobaan.

Dari keterbatasan yang ia punya ia buktikan dengan hasil buah klengkeng varietas kateki dengan luas lahan 1.3 hektare dengan penghasilan yang cukup besar. “Petani itu tidak kotor, petani itu penghasilannya luar biasa," tutup Serda Mugiyanto.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini