Peristiwa 23 Januari : Hari Lahir Megawati & Mbak Tutut

Arie Dwi Satrio, Okezone · Sabtu 23 Januari 2021 07:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 23 337 2349403 peristiwa-23-januari-hari-lahir-megawati-mbak-tutut-cH6CLFDcLz.jpg Megawati Soekarnoputri (Foto : PDI Perjuangan)

JAKARTA - Sederatan momen atau peristiwa pernah terjadi pada 23 Januari dari tahun ke tahun. Sejumlah momen yang terjadi pada 23 Januari tercatat menjadi bagian dari sejarah perjalanan bangsa Indonesia ataupun dunia.

Okezone merangkum beberapa peristiwa atau momen yang pernah terjadi pada 23 Januari, mulai dari hari kelahiran tokoh seperti Megawati Soekarnoputri hingga terjadinya Kudeta APRA.

Berikut ulasan singkat Okezone terkait sejumlah peristiwa yang terjadi pada 23 Januari :

1. Lahirnya Megawati Soekarnoputri

Megawati Soekarnoputri lahir di Yogyakarta, 23 Januari 1947. Dia adalah Presiden Indonesia yang kelima yang menjabat sejak 23 Juli 2001 sampai 20 Oktober 2004.

Ia merupakan presiden wanita Indonesia pertama dan putri dari presiden Indonesia pertama, Soekarno, yang kemudian mengikuti jejak ayahnya menjadi Presiden Indonesia. Pada 20 September 2004, ia kalah suara dari Susilo Bambang Yudhoyono dalam Pemilu Presiden 2004 putaran yang kedua

2. Kudeta APRA

Pada 23 Januari 1950, terjadi peristiwa Kudeta APRA di Bandung, Jawa Barat yang dipimpin mantan komandan DST atau Pasukan Khusus KNIL Raymond Westerling.

Peristiwa Kudeta Angkatan Perang Ratu Adilatau Kudeta 23 Januari adalah peristiwa yang terjadi pada 23 Januari 1950 di mana kelompok milisi Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) yang ada di bawah pimpinan mantan Kapten KNIL Raymond Westerling yang juga mantan komandan Depot Speciale Troepen (Pasukan Khusus) KNIL, masuk ke kota Bandung dan membunuh semua orang berseragam TNI yang mereka temui.

Aksi gerombolan ini telah direncanakan beberapa bulan sebelumnya oleh Westerling dan bahkan telah diketahui oleh pimpinan tertinggi militer Belanda.

Mbak Tutut

3. Lahirnya Mbak Tutut, Putri Soeharto

Siti Hardijanti Rukmana, atau sering dikenal juga dengan nama Mbak Tutut lahir di Jakarta, 23 Januari 1949. Ia merupakan putri dari mantan Presiden Republik Indonesia ke-2 Soeharto.

Mbak Tutut pernah menjabat sebagai Menteri Sosial Republik Indonesia pada Kabinet Pembangunan VII sejak 14 Maret 1998 hingga 21 Mei 1998. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Anggota MPR RI Fraksi Golkar sejak 1 Oktober 1992 hingga 14 Maret 1998.

4. Nani Wartabone Proklamirkan Kemerdekaan Gorontalo

Pahlawan Nasional Indonesia, Nani Wartabone bersama rakyat Gorontalo berhasil memproklamirkan kemerdekaan Gorontalo pada 23 Januari 1942. Awalnya, Nani Wartabone berhasil memobilisasi para pemuda lengkap dengan senjata melawan penjajah.

Pada Jumat pagi, 23 Januari 1942, pasukan yang dipimpin langsung olehnya berangkat dari Suwawa menuju Gorontalo. Sepanjang perjalanan, banyak rakyat ikut bergabung. Pukul 09.00 pagi semua pejabat Belanda di Gorontalo berhasil ditangkap. Setelah itu, Ia memimpin rakyat menurunkan bendera Belanda dan mengibarkan bendera Merah Putih yang diiringi lagu Indonesia Raya.

Sore harinya, Nani Wartabone memimpin rapat pembentukan Pucuk Pimpinan Pemerintahan Gorontalo (PPPG) yang berfungsi sebagai Badan Perwakilan Rakyat (BPR) dan Nani dipilih sebagai ketuanya. Empat hari kemudian, Nani Wartabone memobilisasi rakyat dalam sebuah rapat raksasa di Tanah Lapang Besar Gorontalo. Tujuannya adalah mempertahankan kemerdekaan yang sudah diproklamasikan itu dengan risiko apapun.

Ketika Jepang berkuasa di Indonesia, Nani Wartabone ditangkap dan dipenjara di Manado hingga Juni 1944. Dia kembali dipenjara dan dipindahkan ke Morotai, lalu ke penjara Cipinang, Jakarta, karena menolak menyerahkan kekuasaan kepada Australia sebagai wakil Sekutu. Dia dibebaskan pada tanggal 23 Desember 1949.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini