KPK Ungkap 65 Terpidana Korupsi Ajukan PK ke MA di 2020

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Jum'at 22 Januari 2021 18:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 337 2349228 kpk-ungkap-65-terpidana-korupsi-ajukan-pk-ke-ma-di-2020-mSstXPxqq0.jpg Gedung KPK. (Foto: Okezone.com/Arie Dwi)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat 65 terpidana korupsi mengajukan peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA). Fenomena ramai-ramai ajukan PK ini dimulai sejak Agustus 2020 hingga saat ini.

"Begitu ramai para napi koruptor ini tiba-tiba, karena dalam waktu yang relatif belakangan ini, kalau kemudian dimulai sekitar bulan Agustus-September 2020 sampai hari ini, tadi juga ada persidangan PK," ujar Plt Juru bicara KPK Ali Fikri dalam diskusi daring, Jumat (22/1/2021).

"Tiba-tiba kemudian ramai para napi korupsi ini mengajukan upaya hukum luar biasa, dengan berturut-turut, sehingga jumlahnya kurang lebih kalau tahun 2020 tadi ada 65 napi korupsi," tambahnya.

Ali mengatakan, mereka mengajukan upaya hukum luar biasa ini tanpa melewati upaya hukum biasa.

Ali Fikri

"Kami mencatat, kalau kemudian beberapa tahun yang lalu itu, di tingkat PN tingkat pertama, kemudian tingkat banding, kemudian di tingkat kasasi, setelah itu baru mereka mengajukan PK," kata Ali. 

Namun belakangan, PK diajukan hanya dalam hitungan bulan setelah terpidana korupsi dijebloskan ke dalam penjara.

Baca juga: KPK Perpanjang Penahanan Edhy Prabowo

"Tapi belakangan itu ramai-ramai para napi ini menerima putusan di tingkat pertama atau pengadilan Tipikor, kemudian eksekusi, beberapa bulan kemudian, ini hitungannya yang menarik juga di bulan, itu mereka mengajukan upaya hukum luar biasa melalui PK," ujarnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini