Kemenkes: Lebih 132.000 Tenaga Kesehatan Disuntik Vaksin Covid-19

Binti Mufarida, Sindonews · Jum'at 22 Januari 2021 17:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 337 2349206 kemenkes-lebih-132-000-tenaga-kesehatan-disuntik-vaksin-covid-19-VXCpRxma8k.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi mengatakan per hari ini 22 Januari 2021, sudah lebih 132.000 tenaga kesehatan (nakes) yang telah divaksinasi sejak pertama kali vaksinasi pada 14 Januari 2021. 

“Kabar baik kami sampaikan, sejak 14 Januari hingga tadi siang pukul 13.00 WIB, jumlah tenaga kesehatan yang divaksinasi sudah mencapai lebih dari 132.000 orang atau 22% dari total 598.483 tenaga kesehatan yang masuk vaksinasi tahap pertama,” ungkap Nadia dalam keterangannya saat diskusi secara virtual, Jumat (22/1/2021).

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Yogyakarta Kembali Pecah Rekor, Hari Ini Bertambah 478

Nadia menjelaskan para nakes yang telah divaksin itu berasal dari 13.535 fasilitas kesehatan yang ada di 92 kabupaten/kota di 34 provinsi. Di mana, jumlah tenaga kesehatan yang akan divaksin Covid-19 di seluruh Indonesia adalah 1,4 juta orang.

Target vaksinasi tahap I akan dilakukan kepada 598.483 nakes. Kemudian, akan dilanjutkan vaksinasi tahap II bagi 888.282 nakes. “Vaksinasi kepada tenaga kesehatan akan terus berlangsung. Diharapkan hingga Februari kami mencapai target 1,4 juta tenaga kesehatan,” jelas Nadia.

Nadia menambahkan, jika vaksinasi Covid-19 saat ini dilakukan secara massal. “Mengapa kita melakukan vaksinasi secara massal? Kalau kita hanya memberikan vaksinasi ini sebagai bagian dari vaksinasi rutin, maka tentunya apa yang kita harapkan atau yang selama ini kita bahwa vaksinasi ini akan menimbulkan kekebalan kelompok tidak terjadi,” ungkapnya.

Baca Juga: Kemenkes Duga Bupati Sleman saat Divaksin dalam Masa Inkubasi

Nadia mengatakan saat ini ada 20.154 nakes yang tidak bisa diberi vaksin atau ditunda karena sejumlah alasan, diantaranya merupakan penyintas Covid-19, memiliki komorbid, atau sedang hamil.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini