PPKM Kembali Diperpanjang, Berikut Sejumlah Aturannya

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 22 Januari 2021 10:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 337 2348872 ppkm-kembali-diperpanjang-berikut-sejumlah-aturannya-6o3ef807py.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Pemerintah memutuskan memperpanjang kembali Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama dua minggu. Seperti diketahui, pemerintah telah menggelar PPKM tahap petama mulai dari 11 Januari hingga 25 Januari 2021 mendatang.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Presiden Joko Widodo meminta agar pembatasan kegiatan masyarakat ini dilanjutkan. Dari 26 Januari sampai 8 Februari 2021.

Baca juga:  PPKM Diperpanjang, DPR Minta Pemda Perketat Kegiatan Masyarakat

Kata Airlangga, perpanjangan ini dilakukan karena dari hasil evaluasi terhadap PPKM tahap pertama belum dapat menekan kasus. Di mana, per 20 Januari tingkat kasus positif kumulatif sebesar 939.948 orang dengan tingkat kesembuhan 81,2%. Kemudian, tingkat kematian sebesar 2,9% dan positivity rate sebesar 16,6%.

Daerah sasaran PPKM masih sama, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali. Namun, ada perbedaan peraturan yang diterapkan pada masa perpanjangan PPKM.

Baca juga:  Syarat Daerah Tak Perlu Lakukan Perpanjangan PPKM, Apa Saja?

Seperti waktu operasional pusat perbelanjaan, mal dan restoran diperpanjang satu jam. Pada PPKM periode pertama, operasional pusat perbelanjaan, mal dan restoran dibatasi hingga pukul 19.00 waktu setempat, dan PPKM kali ini jam operasional dibuka hingga pukul 20.00 waktu setempat.

 

Lalu untuk perkantoran, perusahaan wajib menerapkan kerja dari rumah (work from home) terhadap 75% karyawan. Kemudian, kegiatan belajar-mengajar tetap dilakukan secara daring.

Dan restoran hanya diperbolehkan makan di tempat dengan batas maksimal kapasitas 25%. Sistem pemesanan makanan untuk dibawa pulang masih diperbolehkan, dan untuk aturan kegiatan di tempat ibadah juga tidak berubah, yakni pembatasan kapasitas sebesar 50%.

Dan untuk sektor industri tetap bisa beroperasi 100%, dan fasilitas umum ditutup serta transportasi diatur oleh masing-masing pemerintah daerah (Pemda).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini