Tingkat Partisipasi Capai 76,09 Persen, DPR Nilai Pilkada Sukses

Sindonews, Sindonews · Kamis 21 Januari 2021 22:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 21 337 2348693 tingkat-partisipasi-capai-76-09-persen-dpr-nilai-pilkada-sukses-9KnT48CLaq.jpg Foto: DPR

JAKARTA - Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Ahmad Doli Kurnia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020 yang berjalan aman dengan partisipasi pemilih yang tinggi.

"Komisi II DPR RI menyampaikan ucapan terima kasih kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pemerintah khususnya Kementerian Dalam Negeri, KPU RI, Bawaslu RI, DKPP RI, Partai Politik, Pasangan Calon dan Kepolisian Republik Indonesia," ujar dia, dalam Rapat Kerja bersama Menteri Dalam Negeri dan Rapat Dengar Pendapat dengan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)

"Serta Kejaksaan RI, Tentara Nasional Indonesia, Satgas (Satuan Tugas) Penanganan Covid-19 dan seluruh masyarakat Indonesia yang telah ikut berperan dan berpartisipasi dalam mendukung terselenggaranya Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota serentak 9 Desember 2020 yang dapat dinilai sukses," sambungnya.

135 Permohonan Gugatan Pilkada Dilayangkan ke MK hingga 6 Januari

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan tingkat partisipasi pemilih Pilkada 2020 sebesar 76,09 persen atau mendekati target 77,5 persen yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum.

“Tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah mencapai 76,09 persen, naik 7,03 persen dari pemilihan 2015 dengan jumlah 269 daerah yaitu 69,06 persen. Ini saya kira cukup baik karena angka ini mendekati target dan melampaui partisipasi pemilih Pilkada 2015," kata dia.

Selain apresiasi dari Komisi II DPR RI atas tingkat partisipasi pemilih yang tinggi serta keberhasilan Pemilu 2020, Tito mengatakan, pujian juga datang dari Duta Besar Amerika Serikat (AS) yang bertemu dengannya pekan lalu.

"Mereka menyampaikan selamat kepada Indonesia, karena selain tertib saat pemungutan suara, kampanye juga, voters turn out ini luar biasa bagi mereka. Mereka aja belum bisa mencapai itu. Dan itu pun masih banyak ekornya," kata Tito.

Sebelumnya, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia menyampaikan selamat kepada Indonesia atas keberhasilan Pilkada 2020. "Saya ingin mengucapkan selamat atas suksesnya pemilihan (kepala) daerah yang baru lalu. Sungguh menakjubkan bagi saya kesuksesan tersebut," jelas Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Y Kim.

Tito mengungkapkan, angka partisipasi pemilih itu menjadi salah satu keberhasilan bangsa Indonesia. Dia membandingkan dengan Pemilu Amerika Serikat pada November 2020 dengan partisipasi pemilih sebesar 66,9 persen.

Menurut Tito, angka 66,9 persen itu merupakan partisipasi pemilih tertinggi di Pemilu AS selama 120 tahun terakhir. Capaian tertinggi sebelumnya terjadi di Pemilu AS 1900 dengan angka partisipasi pemilih 73,9 persen.

Tito juga membandingkan dengan partisipasi pemilih di Pemilu Korea Selatan sebesar 66,2 persen. Dia menyebut angka itu juga merupakan yang tertinggi selama 28 tahun terakhir.

Jika dirinci, Tito melanjutkan, tingkat partisipasi pemilih untuk pemilihan gubernur sebesar 69,67 persen. Provinsi dengan tingkat partisipasi pemilih tinggi adalah Sulawesi Utara, Bengkulu dan Kalimantan Utara. Adapun provinsi dengan tingkat partisipasi rendah adalah Kalimantan Tengah (59,98 persen), Sumatera Barat (61 persen) dan Kalimantan Selatan (65 persen).

Untuk tingkat kabupaten, Tito menyebut tingkat partisipasi pemilihnya 77,52 persen. Sedangkan tingkat partisipasi pemilih untuk pemilihan wali kota sebesar 69,04 persen.

Tito mengimbuhkan, Pilkada 2020 merupakan yang terbesar kedua, setelah Amerika Serikat, dari 96 pemilihan yang digelar berbagai negara di dunia sepanjang 2020. Dia berujar, potensi pemilih di Amerika Serikat sebanyak 200 juta, sedangkan potensi pemilih Pilkada 2020 di Indonesia banyak 100 juta.

"Dengan tingkat partisipasi 76 persen lebih, artinya hampir 77 juta pemilih yang hadir pada saat hari pemungutan suara se-Indonesia. Ini adalah pemilu nomor dua terbesar di dunia," ujar dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini