Operasi SAR Sriwijaya Air Dihentikan, Kabasarnas: Selanjutnya Pemantauan dan Pemonitoran

Komaruddin Bagja, Sindonews · Kamis 21 Januari 2021 18:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 21 337 2348610 operasi-sar-sriwijaya-air-dihentikan-kabasarnas-selanjutnya-pemantauan-dan-pemonitoran-XlcG1QB0b1.jpg Kabasarnas Bagus Puruhito (Foto: Komaruddin Bagja)

JAKARTA - Kepala Basarnas Marsekal Madya (Purn) Bagus Puruhito resmi menutup Operasi SAR Sriwijaya Air SJ-182 pada Kamis (21/1/2021) sore. Ia mengaku telah melakukan berbagai evaluasi semaksimal mungkin setiap harinya selama operasi pencarian.

"Memasuki hari terakhir perpanjangan kedua ini tentunya kita telah melakukan evaluasi pelaksanaan SAR dengan semaksimal mungkin day by day maupun secara keseluruhan. Setelah melalui pertimbangan tektis, hasil temuan korban, efektifitas, pertemuan beberapa kali dengan pihak keluarga korban, masukan-masukan dari unsur di lapangan, dan terakhir tadi kita melaksanakan rapat yang dipimpin oleh Menhub, Maka hari ini hari Kamis t 21 januari 2021 pada pukul 16.57 WIB Operasi SAR terhadap kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182 di perairan Kepulauan Seribu secara resmi saya nyatakan ditutup atau penghentian," tegas Bagus di JICT II, Kamis (21/1/2021).

"Namun, selanjutnya akan dilaksanakan dengan operasi lanjutan yaitu berupa pemantauan dan pemonitoran secara aktif," sambungnya.

 Baca Juga: Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ-182 Resmi Dihentikan, Besok Dilakukan Tabur Bunga

Ia menambahkan, bila dikemudian hari ada laporan dari masyarakat yang melihat dan menemukan yang diduga bagian dari korban ataupun korban kepada basarnas, pihaknya akan merespon untuk menindaklanjuti temuan tersebut.

"Dan selanjutnya besok direncanakan akan dilaksanakan acara tabur bunga bersama-sama keluarga yang dihadiri oleh kedinasan terkait. Saya selaku Kabasarnas atau SAR koordinator beserta seluruh tim SAR yang terlibat menganturkan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga diberi ketabahan dan keikhlasan serta teriring doa semoga korban meninggal dalam khusnul khotimah," tuturnya.

Pihaknya juga menghaturkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memberikan support dan pihak terlibat. "Pada akhirnya kami sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya jika selama pelaksanaan operasi SAR ada hal-hal yang kurang berkenan," tutupnya.

Baca Juga: Jenazah Pramugari Sriwijaya Air Mia Tresetyani Dimakamkan di Badung Bali

 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini