Amien Rais Cs Akan Buat Buku Putih Berisi Fakta Tewasnya 6 Laskar FPI

Riezky Maulana, iNews · Kamis 21 Januari 2021 16:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 21 337 2348505 amien-rais-cs-akan-buat-buku-putih-berisi-fakta-tewasnya-6-laskar-fpi-lmc980TqHX.jpg Amien Rais (Foto: Okezone)

JAKARTA - Amien Rais dan 17 orang tokoh masyarakat membentuk Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) Enam Laskar FPI, Kamis (21/1/2021). Tindak lanjut dari pembentukkan TP3 itu adalah sebuah buku putih yang nantinya memuat sejumlah fakta terkait dengan kasus tewasnya enam.laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50.

Anggota TP3 Amien Rais menuturkan bahwasnya pembuatan buku putih tersebut dilakukan agar seluruh komponen masyarakat, mulai dari masyarakat nasional hingga internasional tahu apa yang sebenarnya terjadi.

"Kita akan punya insya Allah sebuah buku putih yang akan menyajikan kenyataan sejujurnya. Supaya paling tidak bangsa kita tahu apa yang terjadi dan masyarakat internasional apa yang terjadi ya," ucapnya saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (21/1/2021).

Baca Juga: Polisi Datangi Lokasi Konpers Tim Advokasi 6 Laskar FPI 

Lebih jauh Amien menjelaskan, akan banyak orang lagi yang akan berbicara terkait dengan peristiwa ini. Menurutnya, semakin banyak orang yang tergerak hatinya dalam pengungkapan kasus tersebut. Maka, masa depan Indonesia masih dapat diselamatkan. 

"Kami ini sebagian di sini dan ribuan orang kita akan speak out dan kita akan bicara apa adanya. Kita akan ikuti terus. Saya yakin dari segi keimanan kami masih ada anak bangsa yang peduli. Ini masih sebagian punya kewaspadaan, masih punya keprihatinan untum menegakkan keadilan tentu bangsa ini masih punya masa depan," ucapnya.

Di kesempatan yang sama, salah satu aanggota TP3 Marwan Batubara menyebut bahwa pihaknya memiliki sejumlah fakta yang nantinya akan ditunjukan ke masyarakat. Jika diperlukan, maka buku putih tersebut juga akan disampaikam ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) atau DPR.

"Disebutkan Pak Amien, kita bikin buku putih, kita punya fakta, kita tunjukkan kepada publik. Kita ajak seluruh rakyat memang punya rasa kemanusiaan untuk bergabung bersama kita menyuarakan ini. Pak Jokowi mungkin kita akan ke sana kalau memang perlu, lalu kita akan ke DPR, atauan kemana yg kita anggap relevan untuk melakukan advokasi ke lembaga-lembaga internasional yang relevan dan saya kira itu mungkin," ucapnya.

Baca Juga: Hasil Investigasi Dianggap Tak Memuaskan, Komnas HAM Angkat Bicara

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini