Banjir Pekalongan Berangsur Surut, Pengungsi Mulai Pulang ke Rumah

Tim Okezone, Okezone · Kamis 21 Januari 2021 12:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 21 337 2348312 banjir-pekalongan-berangsur-surut-pengungsi-mulai-pulang-ke-rumah-5tv24IKtA1.jpg Pengungsi banjir di Pekalongan, Jawa Tengah (Foto: BNPB)

JAKARTA - Banjir di Kota Pekalongan, Jawa Tengah yang terjadi pada Selasa 19 Januari 2021 pukul 01.00 WIB berangsur surut. Para pengungsi telah kembali pulang ke rumah masing-masing. 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan, banjir dengan tinggi muka air mencapai 120 sentimeter terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya Sungai Gabus yang berdampak pada tiga kecamatan, antara lain Kecamatan Pekalongan Utara, Kecamatan Pekalongan Barat dan Kecamatan Pekalongan Timur.

"Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan melaporkan sebanyak 12.065 unit rumah terendam dan 191 jiwa mengungsi akibat bencana tersebut," ujarnya melalui keterangan tertulis, Kamis (21/1/2021).

Baca Juga:  Upaya Anies Cegah Banjir Disabotase, HNW: Polisi Segera Tangkap Pelaku!

BPBD Kota Pekalongan melakukan kaji cepat bersama TNI/Polri, masyarakat dan relawan untuk melakukan pendataan guna melakukan evakuasi terhadap korban terdampak bencana. Selain itu, dilakukan juga monitoring dan pengecekan penyebab terjadi meluapnya Sungai Gabus.

"Sedangkan dalam hal pengecekan kesehatan, BPBD Kota Pekalongan dibantu oleh Dinkes, PMI dan DOKKES POLRI. Tentunya pemenuhan layanan kesehatan kepada para pengungsi dilakukan dengan tetap menjaga protokol kesehatan," katanya.

Selain itu, BPBD Pekalongan berkoordinasi dengan DinsosP2KB dalam hal pemenuhan kebutuhan dasar dan logistik pengungsi. Berdasarkan analisa InaRisk, Kota Pekalongan memiliki risiko bencana banjir tingkat sedang hingga tinggi yang berdampak pada empat kecamatan dan 291.802 jiwa terpapar.

Baca Juga:  Bencana Awal 2021, Banjir Paling Banyak Terjadi di Indonesia

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau Kota Pekalongan berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir. BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga, ditengah musim hujan yang akan terjadi hingga Februari 2021. Masyarakat dapat memantau informasi prakiraan cuaca melalui BMKG serta memeriksa potensi bencana disekitar wilayah melalui InaRisk.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini