Hasil Investigasi Dianggap Tak Memuaskan, Komnas HAM Angkat Bicara

Erfan Maaruf, iNews · Kamis 21 Januari 2021 04:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 21 337 2348078 hasil-investigasi-dianggap-tak-memuaskan-komnas-ham-angkat-bicara-wlebIZ9ly1.jpg Ilustrasi (Dok. okezone)

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) angkat bicara adanya ketidakpuasan masyarakat atas hasil investigasi peristiwa penembakan Laskar FPI pengawal Habib Rizieq Shihab di KM 50 Tol Cikampek, Karawang.

Terbaru, bahkan tim advokat enam korban penembakan enam anggota FPI akan melapor ke Mahkamah Pidana Internasional atau International Criminal Court (ICC) di Den Haag, Belanda.

Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara mengatakan, pihaknya menghormati respon masyarakat yang kecewa atas hasil investigasi yang dilakukan Komnas HAM.

"(Kami) menghormati berbagai respon masyarakat termasuk juga ketidakpuasan," katanya saat dihubungi MNC Portal Indonesia dalam keterangan tertulis, Kamis (21/1/2021).

Upaya pelaporan kepada Mahkamah Pidana Internasional itu merupakan hal yang wajar atas kekecewaan hasil investigasi. Dia mengaku tidak dapat memuaskan semua pihak atas hasil investigasi Komnas HAM tersebut.

"Wajar karena mungkin ada yang tidak memenuhi harapan," jelasnya.

Sebelumnya, tim advokasi korban penembakan enam laskar Front Pembela Islam (FPI) melaporkan peristiwa penembakan ke Den Haag, Belanda. Salah satu alasannya karena hasil investigasi Komnas HAM tak tuntas dan terkesan hanya formalitas.

"Kita intinya tak puas dengan laporan Komnas HAM terkait penyelidkan hasilnya. Komnas HAM tak tuntas kayak cuma yaudah kulitnya aja," kata Ketua Badan Pengurus PUSHAMI, Hariadi Nasution saat dihubungi MNC Portal Indonesia melalui telepon, Kamis (21/1/2021).

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini