Buron Korupsi Pembuatan Peta Rawan Bencana Ditangkap

Erfan Maaruf, iNews · Kamis 21 Januari 2021 03:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 21 337 2348051 buron-korupsi-pembuatan-peta-rawan-bencana-ditangkap-P5Bdk7UqRM.jpg

JAKARTA - Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung bersama Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menangkap seorang terpidana buronan tindak pidana korupsi pembuaan peta rawan bencana atas nama Pendi Sebayang.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan, Pandi Sebayang terlibat dalam perkara tindak pidana korupsi pembuatan peta rawan bencana tingkat kabupaten di Sumatera Utara.

"Pandi terlibat dalam perkara dugaan tipikor dalam pembuatan peta rawan bencana tingkat kabupaten di Kabupaten Karo, Dairi dan Pakpak Bharat dengan nilai proyek sebesar Rp 1,4 Milyar," kata Leonard dalam keterangan tertulis, Kamis (20/1/2021).

Nilai proyek 1,4 Milyar tersebut merupakan anggaran dana tahun 2012 milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara.

Pandi diputus bersalah oleh Mahkamah Agung RI dengan nomor Nomor : 732.k/Pid.Sus/2017 tanggal 17 Oktober 2017 dan Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Medan Nomor: Print-21/N.2.10/Ft.2/11/2017 tanggal 20 November 2017.

"Terpidana Pendi Sebayang, terbukti melanggar Pasal 2 ayat 1 Jo pasal 18 subsidiair pasal 3 jo pasal 18 UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," jelasnya.

Setelah dinyatakan bersalah, terpidana tak tak menjalani hukuman sesuai putusan. akhirnya pada Rabu 20 Januari 2021 pukul 20.10 WIB Pandi berhasil diamankan di Jalan Bunga Wijaya Kusuma 16 Nomor 38-C Lingkungan 6 Sunggal Kota Medan.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini