Heboh Awan Puting Beliung di Wonogiri, Berikut Penjelasan BMKG

Tim Okezone, Okezone · Rabu 20 Januari 2021 22:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 20 337 2347988 heboh-awan-puting-beliung-di-wonogiri-berikut-penjelasan-bmkg-EZGKl4wCea.JPG ist

WONOGIRI - Warga Wonogiri, Jawa Tengah dihebohkan dengan fenomena angin kencang yang berputar seperti belalai di atas perairan Waduk Gajah Mungkur - Wonogiri.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menjelaskan fenomena tersebut dikenal dengan waterspout yang identik dengan fenomena puting beliung tetapi terjadi di atas permukaan air yang luas.

"Fenomena waterspout terbentuk dari sistem awan cumulonimbus (CB). Namun demikian, tidak semua awan CB dapat menimbulkan fenomena tersebut, tergantung pada kondisi labilitas atmosfer," jelasnya dalam keterangan tertulis kepada Okezone, Rabu (20/1/2021).

Guswanto melanjutkan, keberadaan awan CB juga dapat mengindikasikan adanya potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dan pada kondisi tertentu dapat menimbulkan potensi puting beliung/waterspout.

Baca Juga: Puting Beliung Besar Muncul di Wonogiri, Pusaran Berlangsung 15 Menit

Adapun karakteristik fenomena waterspout adalah kkejadiannya yang bersifat lokal, terjadi dalam periode waktu yang singkat, umumnya sekitar kurang lebih 10 menit, lebih sering terjadi pada siang atau sore hari, dan terkadang menjelang malam hari..

"Hanya muncul dari sistem awan Cumulonimbus (CB), tetapi tidak semua awan CB dapat menimbulkan fenomena waterspout. Lalu, kemungkinannya kecil untuk terjadi kembali di tempat yang sama dalam waktu yang dekat," jelasnya.

Wonogori selama bulan Januari-Februari ini masih berada pada periode puncak musim hujan, sehingga potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang bahkan puting beliung masih perlu diwaspadai hingga Februari mendatang.

Ketika ada kejadian fenomena cuaca esktrem (Waterspout) tersebut, masyarakat dihimbau untuk berhati-hati dengan tidak mendekati area kejadian fenomena tersebut guna menghindari risiko yang lebih buruk.

Selama periode puncak musim hujan Januari-Februari, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada potensi cuaca ekstrem dan dihimbau untuk selalu update informasi cuaca dari kanal-kanal informasi BMKG.

Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui:

- http://www.bmkg.go.id;

- follow media sosial @infoBMKG;

- aplikasi iOS dan android "Info BMKG";

- atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini