Istana Beri Sinyal Bakal Perpanjang PPKM Jawa-Bali

Dita Angga R, Sindonews · Rabu 20 Januari 2021 16:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 20 337 2347812 istana-beri-sinyal-bakal-perpanjang-ppkm-jawa-bali-xJROiPs62o.jpg Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebut untuk mencegah Covid-19, Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bakal diperpanjang kembali setelah tanggal 25 Januari 2021. Seperti diketahui, PPKM diberlakukan sejak tanggal 11 Januari 2021 dan akan berakhir pada 25 Januari 2021 mendatang.

Terkait hal ini, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko pun memberikan sinyal kemungkinan pembatasan dilanjutkan. Hal ini dilakukan jika hasil evaluasi dari pembatasan selama dua minggu ini belum maksimal.

“Kalau nanti dalam dua minggu itu ternyata tingkat kesadaran masyarakat belum tinggi, disiplinnya semakin hari semakin menurun dan seterusnya pasti akan ada langkah-langkah berikutnya yang ya sifatnya sama bagaimana pembatasan itu,” ungkapnya di kantornya, Rabu (20/1/2021).

Baca Juga: Penumpang Keluhkan Penumpukan di KRL Bogor-Jakarta, PPKM Tak Berjalan?

Dia mengatakan bahwa dalam pelaskanaan PPKM pemerintah juga terus melakukan evaluasi. Sehingga menurutnya meskipun sebelumnya dibatasi selama dua minggu bukan berarti langsung selesai. Namun, dimungkinkan adanya kebijakan baru.

“Case-case yang selama ini berjalan seperti PSBB kan itu menggunakan pertimbangan dua minggu. Setelah itu baru dievaluasi kembali selama dua minggu diikuti dengan bagus dengan baik, dimonev ya, dimonitor dan dievaluasi. Setelah itu akan ada kebijakan baru lagi. Itu bukan berarti dua minggu itu selesai. Ya itu poinnya bukan di situ. Tapi selama dua minggu inilah sebuah upaya keras untuk menurunkan,” paparnya.

Sebelumnya Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Syafrizal mengatakan bahwa satu pekan pembatasan dilakukan memang belum menunjukan angka penurunan.

“Saat ini memang kita mengambil beberapa provinsi prioritas untuk monitoring terutama provinsi-provinsi yang berwarna merah atau kategori tinggi dan Jawa-Bali sudah ditetapkan untuk PPKM. Dan angka terakhir belum menunjukkan penurunan angka positivity rate yang signifikan,” katanya.

Baca Juga:  PPKM Jawa-Bali, Taman Margasatwa Ragunan Tutup

Dia mengatakan bahwa pemerintah akan memperpanjang masa pembatasan kegiatan setelah tanggal 25 Januari mendatang.

“Dan akan diperpanjang (pembatasan kegiatan). Hasil rapat kabinet terbatas kemarin sore akan diperpanjang untuk dua minggu kedepan setelah tanggal 25 Januari, akan diperpanjang kembali dua minggu kedepan sampai dengan angka menunjukkan penurunan atau pelandaian,” ungkapnya. 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini