Komjen Listyo Buka Peluang Anak Lulusan Madrasah Jadi Polisi

Kiswondari, Sindonews · Rabu 20 Januari 2021 14:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 20 337 2347694 komjen-listyo-buka-peluang-anak-lulusan-madrasah-jadi-polisi-UAAmYsdQk5.jpg Komjen Listyo Sigit Prabowo (Foto: Antara)

JAKARTA Calon tunggal Kapolri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo membuka peluang bagi anak lulusan madrasah untuk menjadi anggota polisi. Hal ini menanggapi pernyataan anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKB, Cucun Ahmad Sjamsurijal yang mengingatkan agar Polri jangan sampai membuat pernyataan yang membuat gejolak di masyarakat.

“Ini pertanyaan dan pernyataan dari dapil pak, bukan hanya dapil tapi semua lah. Hari ini beredar berita bahwa lulusan aliyah dilarang Perguruan Tinggi Negeri (PTN), ini jangan ada pak nanti statement-statement semacam ini di jajaran Polri karena ini melukai dan bisa membuat gejolak di masyarakat,” kata Cucun dalam rapat Komisi III di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/1/2021).

“Saya mewakili komponen dari madrasah pak, saya anak madrasah,” imbuh Ketua Fraksi PKB di DPR ini.

Baca Juga: Penjelasan Detil Listyo Sigit soal Makalahnya yang Berjudul Presisi 

Merespons pertanyaan tersebut, Komjen Listyo Sigit membuka peluang bagi anak-anak madrasah yang memiliki minat jadi polisi, pihaknya akan melihat langsung jika memang Polri membutuhkan anggota yang pandai mengaji dan hafal Alquran.

“Kalau memang dari madrasah, aliyah, kalau memang ada yang berminat jadi polisi pak, nanti biar nanti anggota kita datang tengok pak, kalau memang kita butuh anggota Polri yang memiliki kemampuan mengaji yang baik, hafal Quran,” jawab Listyo.

Apalagi, sambung dia, anak itu bisa memberikan edukasi kepada masyarakat dan menjadi teladan. Polri siap mencari calon anggota seperti itu.

“Dia bisa memberikan edukasi memimpin di masyarakat, jadi anggota yang bisa menjadi teladan. Kalau tempat lain nggak bisa, kami dari Polri siap pak mencari yang seperti itu,” sambung Kabareskrim itu disamput tepuk tangan anggota dan pimpinan Komisi III.

Baca Juga: Komjen Listyo: Hukum Jangan Tajam ke Bawah dan Tumpul ke Atas! 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini