Penjelasan Detil Listyo Sigit soal Makalahnya yang Berjudul Presisi

Riezky Maulana, iNews · Rabu 20 Januari 2021 11:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 20 337 2347580 penjelasan-detil-listyo-sigit-soal-makalahnya-yang-berjudul-presisi-8d6CFV85XX.png Komjen Listyo Sigit saat fit and proper test (Foto: tangkapan layar)

JAKARTA - Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo melaksanakan uji kepatutan dan kelayakan di hadapan Komisi III DPR, Rabu (20/1/2021). Listyo memaparkan, dirinya akan membawa Polri bertransformasi ke depannya dengan menggunakan konsep "Presisi".

Konsep Presisi sendiri, sambung Sigit merupakan akronim dari kata Prediktif-Responsibilitas-Transparasi Berkeadilan'.

"Kami perkenalkan dengan konsep Polri yang Presisi. Niat pemikiran dan operasional disertai dengan rencana yang real dan rasional dari Polri yang Presisi ini akan menjadi dasar dan kekuatan untuk mewujudkan harapan masyarakat," kata Sigit di ruang sidang.

Baca juga:  Komjen Listyo: Hukum Jangan Tajam ke Bawah dan Tumpul ke Atas! 

Dia menuturkan, konsep transformasi menuju Polri yang Presisi hadir melalui penekanan pada upaya pendekatan polisi yang prediktif, yang diharapkan bisa membangun kejelasan dari setiap permasalahan keamanan dalam menciptakan keteraturan sosial di tengah-tengah masyarakat. Penedekatan itulah, kata dia, akan mentrsnaformasi wajah Polri ke depan, pada pelayanan publik yang terintegrasi, moderen, mudah, serta cepat.

Selain itu, dia menjelaskan, bahwasanya pemeliharaan Kamtibnas dan penegakan hukum akan terprediktif, bertanggung jawab, transparan, serta menjamin rasa keadilan masyarakat.

Baca juga:  8 Komitmen Listyo Sigit Prabowo sebagai Calon Kapolri

"Konsep prediktif ini diimplementasikan dalam kepolisian prediktif atau predictive policing yang mengedepankan kemampuan untuk memprediksi situasi dan kondisi yang menjadi isu dan permasalahan yang menjadi potensi gangguan kamtibnas melalui prediksi yang didasari analis fakta, data dan informasi, tentunya didukung dengan kemajuan dan perkembangan teknologi informasi," katanya.

Dia menjelaskan, responsibilitas dimaknasi sebagai rasa tanggung jawab yang diwujudkan dalam ucapan, sikap, perilaku dan responsif dalam melaksanakan tugas. Hal itulah yang akan dilakukan secara keseluruhan untuk menjamin kepentingan dan harapan masyarakat dalam menciptakan keamanan.

"Transparansi berkeadilan, tentunya merupakan realisasi dari prinsip, cara berpikir, dan sistem yang terbuka, akuntabel, humanis, dan kami terbuka diawasi. Sehingga pelaksanaan tugas-tugas kepolisian akan dapat menjamin rasa keamanan dan rasa keadilan masyarakat," tuturnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini