Kemenkes Siapkan Rumah Sakit Kapal dan Puskesmas Tangani Korban Gempa Sulbar

Erha Aprili Ramadhoni, Okezone · Rabu 20 Januari 2021 04:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 20 337 2347370 kemenkes-siapkan-rumah-sakit-kapal-dan-puskesmas-tangani-korban-gempa-sulbar-oh7a0LIyGN.jpeg Bangunan ambruk imbas guncangan gempa magnitudo 6,2 di Sulbar. (Foto : Dok DMC Dompet Dhuafa)

JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mempersiapkan dua pusat layanan kesehatan dalam melaksanakan pelayanan kesehatan usai gempa M6,2 di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Hal ini dijelaskan Kepala Pusat Krisis Kemenkes, Budi Sylvana. Ia mengatakan dua pusat pelayanan kesehatan yang tersedia antara lain rumah sakit kapal dan puskesmas.

“Dua pusat layanan kesehatan yang dapat digunakan masyarakat yaitu rumah sakit kapal dan puskesmas,” ucap Budi dalam Konferensi Pers Penanganan Bencana Pascagempa M6,2 Sulbar, Selasa (19/1).

Kemudian Budi mengungkapkan pihak TNI turut berperan dalam pengoperasian Rumah Sakit Kapal yang digunakan untuk pelayanan kesehatan masyarakat terdampak.

"Pihak TNI turut membantu satu Rumah Sakit Kapal dari Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr. Soeharso-990 (SHS-990) dari Komando Armada II (Koarmada II) Surabaya yang saat ini sudah di Mamuju" ujar Budi.

Budi juga menambahkan ada tambahan satu rumah sakit terapung dari Airlangga Surabaya.

“Ada tambahan lagi satu rumah sakit terapung dari Airlangga Surabaya sehingga esok hari (20/1) mudah-mudahan sudah sampai dan dapat segera dioperasikan untuk pelayanan kesehatan,” tambah Budi.

Baca Juga : Berdiri di Tengah Reruntuhan Kantor Gubernur Sulbar, Jokowi: Penanganan Bencana Sedang Berjalan

Selanjutnya, Budi juga menjelaskan bahwa tiga puskesmas yang ada di Kabupaten Mamuju telah mulai kembali beroperasi.

“Baru kemarin awalnya memang semua Puskesmas tidak ada pelayanan, namun hari keempat kemarin alhamdulillah semua puskesmas sudah melaksanakan fungsi-fungsinya dengan baik sehingga pelayanan kesehatan untuk masyarakat terdampak mulai dapat terlaksana dan diharapkan terus berjalan secara optimal," tuturnya.

Mengenai pelayanan rumah sakit, total dari empat rumah sakit yang ada di Kabupaten Mamuju, hanya dua rumah sakit yang dapat beroperasi, yaitu Rumah Sakit Regional dan Rumah Sakit Bhayangkara.

Baca Juga : Pengungsi Gempa Mamuju-Majene Sebagian Sudah Kembali ke Rumah

Saat ini Kemenkes tetap mengatur kebutuhan tenaga dokter ahli di Provinsi Sulawesi Barat sehingga mampu memenuhi layanan kesehatan pascabencana gempa tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini