Ungkap Jaringan Sindikat Narkoba, BNN Sita 53 Kg Sabu

Felldy Utama, iNews · Rabu 20 Januari 2021 01:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 20 337 2347365 ungkap-jaringan-sindikat-narkoba-bnn-sita-53-kg-sabu-wiUyYeY5qG.jpg Ilustrasi (Dok Okezone)

JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mengungkap kasus narkoba dengan menyita total barang bukti 53,05 kilogram narkotika jenis sabu. Barang bukti tersebut disita dari sindikat jaringan pada dua kasus yang berbeda.

Kepala BNN, Komjen Petrus R Golose mengungkapkan 2 kasus tersebut. Pada kasus pertama, BNN bekerjasama dengan Bea Cukai berhasil meringkus 3 pria berinisial Al, As, dan D dengan barang bukti sabu seberat 42,43 kg.

Penangkapan tersebut, kata dia, dilakukan pada Minggu (10/1) kemarin, di wilayah Selat Makassar, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

"Petugas menggeledah sebuah kapal motor dan menemukan 3 karung plastik berisi 40 bungkus sabu seberat 42,43 kilogram yang diketahui berasal dari Malaysia dengan menggunakan jalur laut," kata Petrus dalam keterangannya, Selasa (19/1/2021).

Mantan Kapolda Bali itu melanjutkan pengungkapannya pada kasus yang kedua. BNN berhasil menangkap seorang kurir narkoba jaringan sindikat Bagan Siapi-api - Jakarta pada hari Selasa (12/1/2021). Total barang bukti yang diamankan berupa 10,62 kilogram sabu.

Baca Juga : 9 Polisi di Palembang Dipecat Gara-Gara Konsumsi Narkoba

"Tersangka berinisial J alias OKD diamankan di parkiran Rusun Kapuk Muara, Jakarta Utara sekitar pukul 15.00 WIB," ujarnya.

Saat penangkapan, kata dia, petugas menemukan narkotika jenis sabu dalam 6 bungkus kemasan biskuit sebesar 6,34 kilogram. Kemudian petugas melakukan penggeledahan di rusun milik tersangka dan kembali menemukan sabu seberat 4,28 kilogram dalam 4 bungkus kemasan biskuit dan menemukan 2 buah plastik klip berisi sabu masing-masing seberat 0,27 gram dan 0,28 gram.

Baca Juga : Selundupkan Sabu dalam Popcorn ke Lapas, Wanita Ini Ditangkap

"Atas perbuatannya tersebut, para tersangka terancam pasal 114 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini