Harun Masiku Dikabarkan Meninggal, Ini Reaksi Keluarga

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Selasa 19 Januari 2021 20:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 19 337 2347304 harun-masiku-dikabarkan-meninggal-ini-reaksi-keluarga-zgpf2TpV8l.jpg Foto: KPU

JAKARTA – Tersangka kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI Harun Masiku dikabarkan meninggal dunia.

Kabar tersebut dikabarkan oleh Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman yang menyebut Harun Masiku diduga meninggal dunia.

(Baca juga: Sidang Perdana Ujaran Kebencian, Gus Nur Minta Umat Islam Doakan Dirinya)

Menanggapi ha ltu, seorang pengacara, Daniel Tonapa Masiku yang mengaku saudaranya Harun Masiku berharap kabar tersebut tidak benar. Daniel sebagai kerabat juga merasa kaget mendengar desas-desus kabar Mengenai meninggalnya buronan kasus suap pengurusan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR itu.

"Saya justru kaget. Jadi kita tentu berdoa semoga berita itu tidak benar," ujar Daniel usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (19/1/2021).

Daniel menyebut sudah tidak bertemu dengan Harun Masiku. Dirinya mengaku bahwa hampir 4 tahun dirinya tidak bertatap muka dengan buronan kasus suap pemulusan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR itu. "Terakhir saya ketemu itu mungkin 3 atau 4 tahun yang lalu," katanya.

Hari ini, Daniel Tonapa yang merupakan seorang pengacara diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pengurusan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR periode 2019-2024, untuk tersangka Harun Masiku (HM).

Sebelumnya, KPK menegaskan belum menerima informasi valid mengenai meninggalnya tersangka kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI dari PDIP Harun Masiku .

"Sejauh ini tidak ada informasi valid yang KPK terima terkait meninggalnya buronan tersebut," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Selasa (12/1/2021).

Ali juga menegaskan bahwa lembaga penegak hukum seperti KPK, tidak boleh sembarangan dan harus memiliki dasar kuat mengenai kematian seseorang, termasuk Harun Masiku .

"Tentu sebagai lembaga penegak hukum, harus ada dasar yang kuat semisal dokumen kematian atau setidaknya jejak kematian untuk menentukan seseorang secara hukum dinyatakan meninggal dunia," jelasnya.

Sekadar informasi, Harun Masiku merupakan Caleg asal PDI Perjuangan yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pemulusan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR oleh KPK.

Namun, Harun lolos dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Ia berhasil melarikan diri. Ia telah ditetapkan sebagai buronan KPK pada Januari 2020. Harun juga telah dicegah untuk bepergian ke luar negeri. Hingga kini belum diketahui keberadaan Harun Masiku .

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini