Sidang Perdana Ujaran Kebencian, Gus Nur Minta Umat Islam Doakan Dirinya

Ari Sandita Murti, Sindonews · Selasa 19 Januari 2021 14:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 19 337 2347024 sidang-perdana-ujaran-kebencian-gus-nur-minta-umat-islam-doakan-dirinya-drhQqfceL7.jpg Tangkapan layar media sosial

JAKARTA -Pengacara Sugi Nur Raharja atau Gus Nur, Ahmad Khazinudin menyebutkan, pada persidangan kliennya terkait dugaan kasus ujaran kebencian yang akan digelar di PN Jakarta Selatan, Selasa (19/1).

(Baca juga: Gus Miftah : Kapolri Tidak Harus Muslim, Listyo Sangat Dekat dengan Umat Islam!)

Dia juga meminta masyarakat, khususnya umat Islam mendukung dan mendoakan selama proses persidangan berlangsung.

"Kami dari tim advokat Gus Nur hari ini sidang perdana dan akan mendengarkan dakwaan dari Jaksa, sebagaimana diketahui Jaksa mendakwa Gus Nur dengan dua pasal, yakni pasal 28 ayat 2 dan pasal 27 ayat 3 UU ITE," ujarnya pada wartawan, Selasa (19/1/2021).

Maka itu, kata dia, pihaknya pun meminta dukungan dan doa dari semua umat Muslim agar persidangan kliennya itu bisa berjalan dengan baik. Pihaknya juga menghimbau pada semua masyarakat untuk tidak datang ramai-ramai di persidangan, cukup menyaksikan atau mengikuti perkembangan persidangannya saja di media mengingat situasinya masih pandemi Covid-19.

"Kami akan dengarkan dakwaan Jaksa nanti karena bisa jadi ada perubahan-perubahan dengan dakwaan yang kami terima sehingga kami akan menunggu finalisasi yang akan disampaikan Jaksa di persidangan," tuturnya.

Menurutnya, sidang tersebut sejatinya digelar pada pukul 10.00 WIB, tapi hingga saat ini persidangannya belum dimulai. Maka itu, saat persidangan nanti, pihaknya bakal meminta majelis hakim untuk on time mengikuti agenda persidangan sehingga tak ada waktu yang terbuang percuma.

Sebelumnya, Gus Nur ditangkap di Malang, Jawa Timur Sabtu 24 Oktober 2020 dini hari usai beberapa pihak melalukan pelaporan ke polisi. Salah satu yang melaporkan Gus Nur yaitu Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim, ke Bareskrim Polri.

Gus Nur dinilai menghina organisasi NU dalam pernyataannya di acara dialog salah satu channel YouTube. Laporan polisi diterima dengan nomor register LP/B/0596/X/2020/Bareskrim tertanggal 21 Oktober 2020.

Atas perbuatannya, Gus Nur disangka melanggar Pasal 45 A Ayat (2) Jo 28 Ayat (2) UU ITE dan/atau Pasal 45 Ayat (3) Jo 27 Ayat (3) UU ITE dan/atau Pasal 156 KUHP dan/atau Pasal 310 KUHP dan/atau 311 KUHP.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini