Laskar FPI Menikmati Adu Tembak dengan Polisi

Tim Okezone, Okezone · Senin 18 Januari 2021 08:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 18 337 2346143 laskar-fpi-menikmati-adu-tembak-dengan-polisi-d8xjRBkuYx.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

JAKARTA - Para Laskar Front Pembela Islam (FPI) menikmati adu tembak dengan para polisi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek beberapa waktu silam. Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ahmad Taufan Damanik usa mendengarkan rekaman suara percakapan yang didapatkan jajarannya.

Dalam rekaman suara tersebut, Ahmad Taufan mengatakan para laskar FPI terdengar terawa.

"Ada suara yang itu (tawa laskar FPI -red) kelihatan menikmati pergulatan itu, ketawa-ketawa. Iya di dalam voice note itu mereka ketawa sudah bisa mengakali 'kirdun-kirdun' atau apalah sebutannya," kata Damanik dalam sebuah diskusi daring, Minggu (17/1/2021).

Setelah mendengar suara tembakan dan ada rekannya tertembak, kata Ahmad Taufan, terdengar bahwa FPI hendak melakukan serangan baik. Instruksi serangan balik juga tertera dalam rekaman suara.

"Kita punya rekaman suara lebih lengkap, ada kata-kata ketika suara tembakan mengena dan ada suara orang yang menangis karena terkena tembakan, ada kata-kata serangan balik," urainya.

Polisi pengintai rombongan Habib Rizieq, sambungnya, sebenarnya telah tertinggal jauh. Akan tetapi, dua mobil pengawal eks pimpinan FPI itu sengaja menunggu polisi guna memprovokasi. "Keterangannya begitu memang mereka ingin berhadapan dengan aparat kepolisian. Tetapi ya ada langkah mereka untuk menunggu (polisi)," tuturnya.

Baca Juga : Jelang Pelantikan Joe Biden, Pembelian Senjata Api seperti Kacang Goreng

Sebelumnya, Ketua Tim Penyelidikan dan Pemantauan Komnas HAM, Choirul Anam menyatakan, sebanyak dua anggota FPI meninggal dunia dalam peristiwa saling serempet antara mobil yang mereka pergunakan dengan polisi, di antara Jalan Internasional Karawang sampai km 49 tol Cikampek.

Sementara empat orang lainnya yang masih hidup dan dibawa polisi, kemudian diduga ditembak mati dalam mobil petugas saat dalam perjalanan dari km 50 menuju Markas Polda Metro Jaya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini