Share

Ini Alasan Komnas HAM Sebut Kasus Tewasnya Laskar FPI Bukan Pelanggaran HAM Berat

Riezky Maulana, iNews · Senin 18 Januari 2021 00:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 18 337 2346068 ini-alasan-komnas-ham-sebut-kasus-tewasnya-laskar-fpi-bukan-pelanggaran-ham-berat-uRubcCJQnx.png Rekonstruksi penembakan Laskar FPI di Jalan Tol (Foto : Antara)

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyebut, bahwasanya peristiwa tewasnya enam anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) tidak masuk ke dalam kategori pelanggaran HAM berat. Hal itu pun tertuang dalam hasil investigasi mereka dan telah diserahkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.

Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik menjelaskan, mengapa penembakan kepada laskar FPI hanya disebut pelanggaran HAM saja. Menurutnya, pelanggaran HAM yang dilakukan oleh pihak kepolisian lantaran diduga melakukan pembunugan kepada orang-orang tersebut padahal mereka sudah tidak memegang senjata.

"Setelah KM 50, empat orang sudah ditangkap. Memang di atas km 50 itu, informasi itu menjadi tidak berimbang karena hanya keterangan dari tiga polisi. Tetapi kami punya beberapa bahan lain yang membuat kami memiliki keyakinan bahwa empat orang ini sudah tidak bersenjata, sudah dilumpuhkan, under control dari petugas negara. Kemudian terjadi kematian dengan tembakan di dada," tuturnya dalam sebuah diskusi daring, Minggu (17/1/2021).

Baca juga: Komnas HAM Bakal Kawal Rekomendasi Investigasi Penembakan 6 Laskar FPI

Ketika bukti-bukti yang dimiliki Komnas HAM ditunjukkan kepada kepolisian, polisi menampikknya. Menurutnya, polisi saat itu melakukan penembakan karena para Laskar FPI melakukan perlawanan.

Baca juga: Diserang soal Donasi 6 Laskar FPI, Gani Irvan : Banyak Orang Iri dan Dengki

Oleh karena itu, pihaknya berkesimpulan dalam peristiwa itu pihak polisi melakukan tindakan pembunuhan di luar hukum atau unfawfull killing.

"Argumen dari polisi bahwa mereka (Laskar FPI) melakukan perlawanan, menceik. Itulah sebab mereka menembak di daerah tertentu yang kemudian kami menyimpulkan bahwa ini mengindikasikan adanya unlowfull killing," ucapnya.

Sebelumnya, Komnas HAM menyatakan ada pelanggaran HAM yang dilakukan oleh petugas Kepolisian dalam tewasnya empat laskar Front Pembela Islam (FPI).

Sedangkan atas tewasnya dua anggota laskar FPI lainnya, Komnas HAM tidak menyebut sebagai pelanggaran HAM.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini