Tim DVI Berhasil Identifikasi 7 Korban Sriwijaya Air, 4 Perempuan dan 3 Laki-Laki

Riezky Maulana, iNews · Sabtu 16 Januari 2021 23:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 16 337 2345683 tim-dvi-berhasil-identifikasi-7-korban-sriwijaya-air-4-perempuan-dan-3-laki-laki-tgaWM19eWM.jpg Karopenmas Humas Polri Brigjen Rusdi (Foto : Dok Polri)

JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah menerima sebanyak 162 kantong jenazah, dan 127 kantong properti korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Hasil itu merupakan rekapitulasi terbaru yang dilakukan pada hari ini, Sabtu (16/1/2021) pukul 17.00 WIB.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Polri Rusdi Hartono menuturkan, Tim DVI akan terus melakukan kegiatan rekonsiliasi guna memastikan para korban kecelakaan tersebut.

"Sampai saat ini, tim DVI telah menerima 162 kantong jenazah dan juga sebanyak 127 kantong properti dan akan terus dilakukan kegiatan rekonsiliasi untuk dapat menentukan korban-korban dari kecelakaan Sriwijaya," ujar Rusdi di Jakarta, Sabtu (16/1/2021) malam.

Baca juga:  Sudah 17 Korban Pesawat Sriwijaya Air Teridentifikasi, Berikut Namanya

Lebih jauh dia menjelaskan, pihaknya juga mengindentifikasi tujuh korban baru dari kecelakaan pesawat tersebut. Para korban, sambungnya, terdiri dsri empat orang berjenis kelamin perempuan dan tiga orang berjenis kelamin laki-laki.

Adapun para korban jika dirincikan yaitu, Rosi Wahyuni perempuan 51 tahun, Rizki Wahyudi laki-laki 26 tahun, Nelly perempuan 49 tahun, Beben Sopian laki-laki 58 tahun, Makrufatul Yeti Srianingsih perempuan 30 tahun, Arifin Ilyas, laki-laki 26 tahun, dan Arneta Fauzi lerempuan 38 tahun.

Baca juga: Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Terus Berjalan 

Dengan demikian, tim DVI Polri telah berhasil mengidentifikasi sebanyak 24 korban. Menururnya, identifikasi korban dilakukan dengan identifikasi sidik jari maupun rekonsiliasi dengan DNA.

"Jadi jumlah keseluruhan korban yang telah diidentifikasi oleh tim DVI sampai jam 17.00 WIB tadi sejumlah 24 korban," tuturnya.

 

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini