Wilayah Pantai Barat Sulawesi Punya Catatan Sejarah Panjang Gempa Bumi

Rahman Asmardika, Okezone · Sabtu 16 Januari 2021 18:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 16 337 2345613 wilayah-pantai-barat-sulawesi-punya-catatan-sejarah-panjang-gempa-bumi-b0xUeUR09u.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Wilayah barat Pulau Sulawesi adalah kawasan yang memiliki catatan panjang terjadinya gempa bumi yang merusak dan tsunami, hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr Daryono, S.Si, M.Si.

“Sejarah gempa merusak dan tsunami di seluruh Sulawesi, fokus perhatikan pantai barat Sulawesi, betapa banyak kejadiannya di masa lalu,” kata Daryono dalam cuitan di akun @DaryonoBMKG, Sabtu (16/1/2021).

BACA JUGA: Begini Penampakan Dampak Gempa Majene

Dia menyertakan sebuah gambar yang menunjukkan peristiwa gempa bumi yang merusak dan tsunami di bumi Sulawesi, ditarik sejak tahun 1820. Sebagian besar dari peristiwa tersebut tercatat terjadi di bagian pantai barat Sulawesi, dengan titik terbaru menunjukkan gempa tsunami di Sulawesi Tengah pada 2018.

BACA JUGA: BMKG: Mekanisme Sesar Gempa Sulbar Mirip Gempa Lombok Tahun 2018

Pada Jumat (15/1/2021) Pulau Sulawesi kembali diguncang gempa dahsyat berkekuatan M 6,2, yang menyebabkan kerusakan parah di Kabupaten Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat. Tercatat setidaknya 46 orang meninggal dan ratusan mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan dan kecelakaan lainnya yang disebabkan oleh gempa.

Menurut keterangan BMKG, gempa terbaru ini adalah gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Mamuju. Dilaporkan telah terjadi beberapa kali gempa susulan yang menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya tsunami.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini