Hari Keenam Pencarian Sriwijaya SJ-182, 98 Kantong Body Part Berhasil Dievakuasi

Giri Hartomo, Okezone · Kamis 14 Januari 2021 21:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 14 337 2344647 hari-keenam-pencarian-sriwijaya-sj-182-98-kantong-body-part-berhasil-dievakuasi-GHB0ITZhnK.jpg Tim SAR temukan 98 kantong berisi body part korban Sriwijaya (Foto : Okezone.com/Giri)

JAKARTA - Tim SAR Gabungan melaporkan hasil pencarian Sriwijaya Air SJ-182 pada hari keenam. Di mana hasil pencarian pada hari ini cukup berjalan lancar karena cuaca yang mendukung.

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI Purn Bagus Puruhito mengatakan, pada pencarian hari ini mendapatkan 98 kantong jenazah yang berisi body part. Kemudian ada 9 kantong yang berisi serpihan kecil badan pesawat dan 5 potongan besar badan pesawat.

“Hasil yang kita dapatkan pada hari ini adalah dari operasi SAR penyelaman yang dilakukan Basarnas, dari TNI AL, Polairud, dari Bakamla kita mendapatkan 98 kantong jenazah yang berisi body part. Serpihan kecil badan pesawat 9 kantong. Dan potongan besar badan pesawat 5 bagian,” ujarnya dalam konferensi pers di JICT Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (14/1/2021).

Sehingga total temuan Tim SAR hingga hari jni adalah 239 kantong yang berisi bagian tubuh penumpang (body part). Kemudian ada 40 kantong berisi serpihan kecil pesawat.

Kemudian ada 33 kantong berisi potongan besar body pesawat. Dan satu bagian black box Flight Data Recorder (FDR), sementara untuk Cockpit Voice Recorder (CVR) masih terus dilakukan pencarian.

“Sehingga total sampai jam 20.00 WIB, kita sudah mengumpulkan 239 kantong jenazah, serpihan kecil pesawat 40 potongan besar pesawat 33 dan 1 FDR blackbox yang sudah ditemukan sebelumnya,” jelasnya.

Baca Juga : Cockpit dan Ekor Sriwijaya SJ-182 Ditemukan Kapal Baruna Jaya

Bagus menambahkan, operasi SAR akan tetap berfokus untuk melakukan evakuasi korban. Sementara pencarian black box berjenis cockpit voice recorder (CVR) yang belum ditemukan, tim SAR akan terus melakukan pencarian.

“Proses untuk operasi tetap berlangsung dengan fokus evakuasi korban, dan tentu saja masih melaksanakan operasi pencarian CVR, dan partikel atau badan pesawat yang di lokasi,” jelasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini