Mahfud MD Sebut Syekh Ali Jaber Sosok Kritis, tapi Solutif

Riezky Maulana, iNews · Kamis 14 Januari 2021 17:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 14 337 2344516 mahfud-md-sebut-syekh-ali-jaber-sosok-kritis-tapi-solutif-iWhgxOwWmF.jpg Menko Polhukam Mahfud MD. (Dok Kemenko Polhukam)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD berduka atas wafatnya Syekh Ali Jaber. Dirinya mewakili pemerintah menyebut bahwa pihaknya merasa kehilangan.

Mahfud pun menilai, Syekh Ali merupakan sosok ulama yang terkenal kerap melontarkan kritik kepada pemerintsh. Akan tetapi, di balik kritikan yang diberikan, ia turut memberikan solusi.

"Hari ini Syekh Ali Jaber seorang ulama besar yang sangat dekat dengan masyarakat maupun pemerintah telah wafat meninggalkan kita semua. Pemerintah merasa kehilangan dan menyatakan turut berduka karena Syekh Ali Jaber ini orangnya kritis, tetapi solutif. Dia tidak segan memberi kritik kepada pemerintah, tapi memahami situasi sehingga juga memberi solusi," ucap Mahfud dalam keterangan video, Kamis (14/1/2021).

Mahfud pun berpesan agar seluruh umat Islam di Indonesia melanjutkan perjuangan dakwah dari Syekh Ali. Menurutnya, dalam setiao dakwah, Syekh Ali selalu mengedepan persoalan persaudaraan.

"Umat harus melanjutkan perjuangan-perjuangan yang selalu disuarakan berbagai dakwahnya yaitu persaudaraan. bukan hanya antar orang Islam, bukan hanya antar orang indonesia tetapi juga antar manusia sebagai esensi ajaran semua agama. itu yang selalu disuarakan oleh Syekh Ali Jaber," ucapnya.

Baca Juga : Keluarga: Syekh Ali Jaber Ingin Cetak Sejuta Penghafal Alquran di Indonesia

Mahfud mengatakan, dirinya sempat bertemu Syekh Ali Jaber sebelum ulama tersebut masuk ke rumah sakit. Saat pertemuan itu, Mahfud diberikan berbagai macam buah tangan, mulai dari buku, parfum, hingga kurma.

"Saya pribadi punya kenangan indah dengan Syekh Ali karena kami sering berdiskusi, sering Whatsapp, saya dan beliau saling berkunjung ke rumah. Terakhir beliau sebelum diberitakan sakit ke rumah saya. dia memberi tasbih membawa buku doa. Ini ayahanda buku doa mudah-mudahan bisa dimanfaatkan," ucapnya.

"Kadang kali dia memanggil saya itu ayahanda kadang kala guruku, ya karena dia rendah hati. Orang yang lebih muda menghormati saya lalu memanggil saya. Dia juga ngasih tasbih parfum kabah. lalu ngasih korma muda," katanya.

Baca Juga : Jenazah Syekh Ali Jaber Tiba di Ponpes Daarul Quran, Tak Ada Kerumunan di Lokasi

Sebagaimana diketahui, Syekh Ali Jaber wafat di Rumah Sakit Yarsi Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis 14 Januari 2021, pagi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini