Soal Calon Kapolri, Rapat Komisi III dan PPATK Digelar Tertutup

Felldy Utama, iNews · Kamis 14 Januari 2021 14:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 14 337 2344394 soal-calon-kapolri-rapat-komisi-iii-dan-ppatk-digelar-tertutup-aMOe9kkaF6.jpg RDPU antara Komisi III dan PPATK soal calon Kapolri (foto: Sindo/Felldy)

JAKARTA - Komisi III DPR memutuskan untuk menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) secara tertutup pada hari ini, Kamis (14/1/2020). Rapat ini diagendakan untuk mendengar masukan PPATK terkait tahapan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri.

Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi, rapat baru dibuka sekitar pukul 14.07 WIB di ruang rapat Komisi III DPR, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni.

Baca juga:  Listyo Sigit Jadi Calon Kapolri, DPR: Rekam Jejak dan Prestasi Sangat Meyakinkan 

Awalnya, Sahroni melaporkan catatan sektretariat, berdasarkan daftar hadir RDPU ini hadir sebanyak 18 anggota dari 7 fraksi. Oleh karena, kata dia, kuorum telah terpenuhi dan telah sesuai dengan ketentuan pasal 281 ayat (1) peraturan DPR RI tentang tata tertib.

"Maka perkenankan kami membuka rapat ini dan dinyatakan rapat tertutup oleh umum," kata Sahroni saat membuka rapat.

Baca juga:  Komjen Listyo Dinilai Dapat Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

"Setuju ya? (Setuju)," ucapnya sambil mengetok palu sidang.

 

Diberitakan sebelumnya, Komisi III DPR akan mendalami transaksi keuangan atau aliran dana dari calon Kapolri, Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo. Dalam rangka memenuhi hal tersebut, Komisi III akan memanggil Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) siang ini.
Wakil Ketua Komisi III DPR, Pangeran Khairul Saleh menyampaikan bahwa salah satu yang digali dalam rapat nanti yakni mempertanyakan apakah ada keberadaan aliran dana yang mencurigakan dari jenderal bintang tiga yang tengah menjabat sebagai Kabareskrim tersebut.
"Meminta penjelasan PPATK terkait dengan hasil pemantauan dan penelusuran keuangan calon Kapolri. Apakah ada aliran yang mencurigakan baik di dalam negeri atau luar negeri," kata Pangeran kepada wartawan, Kamis (14/1/2021).

Diberitakan sebelumnya, Komisi III DPR akan mendalami transaksi keuangan atau aliran dana dari calon Kapolri, Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo. Dalam rangka memenuhi hal tersebut, Komisi III akan memanggil Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) siang ini.
Wakil Ketua Komisi III DPR, Pangeran Khairul Saleh menyampaikan bahwa salah satu yang digali dalam rapat nanti yakni mempertanyakan apakah ada keberadaan aliran dana yang mencurigakan dari jenderal bintang tiga yang tengah menjabat sebagai Kabareskrim tersebut.
"Meminta penjelasan PPATK terkait dengan hasil pemantauan dan penelusuran keuangan calon Kapolri. Apakah ada aliran yang mencurigakan baik di dalam negeri atau luar negeri," kata Pangeran kepada wartawan, Kamis (14/1/2021).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini