Kenang Syekh Ali Jaber, Mahfud MD: Kalau ke Rumah Syekh Ali Jaber Diajak Makan Nasi Bukhori dan Durian

Susi Susanti, Koran SI · Kamis 14 Januari 2021 12:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 14 337 2344258 mengenang-syekh-ali-jaber-mahfud-md-kalau-ke-rumah-syekh-ali-jaber-diajak-makan-nasi-bukhori-dan-durian-SOm9dkfgpT.jpg Foto: Okezone

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memiliki kenangan khusus tentang Syekh Ali Jaber.

Mahfud tidak akan pernah lupa saat makan nasi kebuli dan durian bersama mendiang Syekh Ali Jaber semasa hidup.

Kenangan itu dituliskan Mahfud dalam akun Twitter @mohmahfudmd, pada Kamis (14/1). Mahfud menceritakan nasi kebuli dan durian selalu menjadi menu khas yang disajikan ketika berkunjung ke rumah Syek Ali Jaber.

“Kalau ke rumah Syech Ali Jaber saya diajak makan Nasi Bukhori (kebuli khas Arab) dan duren. Kalau beliau ke rumah saya maka saya pesankan menu yang sama (minus duren) dari restoran Aljazeera. Beliau juga pernah mengajak ayah dan adik kandungnya ke rumah saya yang, katanya, ingin kenal dengan saya juga,” tulis Mahfud.

(Baca juga: Syekh Ali Jaber Wafat, Mahfud MD: Beliau Ingin Mencetak Sejuta Penghafal Alquran)

Bagi Mahfud, Syekh Ali Jaber adalah seorang tokoh yang membawa kedamaian dan pemersatu umat. Menurutnya, Syekh Ali Jaber dalam berdakwah sangat rendah hati.

(Baca juga: Syekh Ali Jaber Wafat, Mahfud MD: Beliau Penyambung Aspirasi Umat dan Pemerintah)

“Inna lillah wa inna ilaihi raji'un. Kita kehilangan tokoh penyejuk dan pemersatu ummat. Ulama besar Syech Ali Jaber wafat hari ini. Beliau menjadi penyambung aspirasi antara ummat dan Pemerintah. Beliau adalah sahabat baik saya, karena rendah hati beliau memanggil saya guru atau ayah,” tulisnya.

Diketahui Syekh Ali Jaber meninggal dunia di Rumah Sakit Yarsi, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat Kamis (14/1). Saat meninggal, Syekh Ali Jaber dinyatakan negatif Covid-19.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini