Program Vaksin Sudah Berjalan, Epidemiolog Ingatkan 3T dan 5M Tetap Dilaksanakan

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Kamis 14 Januari 2021 07:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 14 337 2344109 program-vaksin-sudah-berjalan-epidemiolog-ingatkan-3t-dan-5m-tetap-dilaksanakan-hR3Mr3R1lx.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Pemerintah Indonesia resmi memulai program vaksinasi Covid-19 tahap pertama. Dimana orang pertama yang disuntik adalah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman mengingatkan, bahwa dengan adanya vaksin tak membuat 3T oleh pemerintah, yakni Tracing, Testing, dan Treatment menjadi terganggu.

Begitu juga dengan 5M. Adapun yang dimaksud Dicky adalah Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, dan Mengurangi mobilitas.

Baca juga:  Epidemiolog Sebut Pandemi Covid-19 di Indonesia Belum Mencapai Puncak 

“Program vaksinasi tidak boleh membuat 3T & 5 M kita malah makin menurun,” kata Dicky saat dihubungi di Jakarta, Kamis (14/1/2021).

Baca juga:  Pemprov DKI Siapkan Lahan di Srengseng Sawah untuk Pemakaman Covid-19 

Menurut Dicky, permasalahan pandemi Covid-19 di Indonesia sendiri baru belum mencapai puncak dah masih membutuhkan penanganan yang serius.

“Baru mau makin serius dan ini belum mencapai yang terburuk,” bebernya.

Diketahui sebelumnya, setelah vaksin covid-19 produksi Sinovac Biotech mendapat izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), pemerintah pun langsung memulai proses vaksinasi covid-19. Tahap pertama vaksinasi virus corona dimulai di Istana Merdeka pada hari ini, Rabu 13 Januari 2021.

Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama di Indonesia yang disuntik vaksin covid-19. Tidak hanya Kepala Negara, sejumlah pejabat, pemuka agama, serta tokoh masyarakat juga ikut divaksin.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini