Listyo Sigit Calon Kapolri, PBNU : Hukum Tak Boleh Tumpul ke Atas, tapi Tajam ke Bawah

Abdul Rochim, Koran SI · Rabu 13 Januari 2021 19:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 13 337 2343946 listyo-sigit-calon-kapolri-pbnu-hukum-tak-boleh-tumpul-ke-atas-tapi-tajam-ke-bawah-Z7LMo1oPu1.jpg Ketua PBNU Bidang Hukum, HAM, dan Perundang-Undangan Robikin Emhas. (Foto : Dok Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengajukan nama Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri ke DPR RI. Ketua PBNU Bidang Hukum, HAM, dan Perundang-undangan Robikin Emhas mengatakan, siapapun calon Kapolri pilihan presiden, harus dihormati.

"Bagaimanapun, Presiden memiliki kekuasaan langsung yang diberikan oleh konstitusi untuk memutuskan calon pengganti Jenderal Idham Azis yang akan pensiun pada akhir Januari. Saya yakin siapapun nama yang disodorkan Presiden ke DPR adalah putra terbaik Bhayangkara,” ujar Robikin, Rabu (13/1/2021).

Kepada Kapolri baru yang segera disahkan DPR nanti, Robikin mengingatkan tugas dan fungsi Polri adalah memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat tanpa pandang bulu.

"Dalam penegakan hukum misalnya, hukum tidak boleh tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Atau terjadi semacam politik belah bambu, satu dipijak dan yang lain dijunjung,” katanya.

Oleh karena itu, kata Robikin, kapasitas, profesionalitas, dan integritas sangat dibutuhkan untuk mengemban tugas mulia ini. Karena itu, penunjukan nama Komjen Sigit Listyo Prabowo yang secara resmi telah diajukan Presiden ke DPR patut didukung dan disambut baik.

Baca Juga : Wadah Pegawai KPK Sebut Listyo Sigit Sosok Reformis dan Profesional

"Sekali lagi, kapasitas, profesionalitas, dan integritas Polri adalah parameter kunci kepemimpinan Polri. Hal seperti itu juga sesuai ajaran agama,” tuturnya.

Baca Juga : Reserse Tulen, Ini Rekam Jejak Listyo Sigit Calon Kapolri Pilihan Jokowi

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini