Cari CVR, Kapal Baruna Jaya IV Sisir Titik Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 13 Januari 2021 14:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 13 337 2343704 cari-cvr-kapal-baruna-jaya-iv-sisir-titik-jatuhnya-pesawat-sriwijaya-air-VADSyZj5wS.jpg Kabarsarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhitu.(Foto:Basarnas)

JAKARTA - Tim SAR gabungan mengerahkan Kapal Baruna Jaya IV milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk menemukan Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Kapal Baruna Jaya IV telah merapat dan menyisir ke titik jatuhnya pesawat di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Rabu (13/1/2021).

"Semoga, dengan tambahan kekuatan kapal dari BPPT ini dapat mempercepat proses pemuan obyek pencarian, baik black box, material pesawat, dan body remains korban," kata Kabasarnas Marsdya TNI Bagus Puruhito.

Baca Juga: RS Polri Segera Identifikasi Korban Pesawat Sriwijaya Air lewat Sampel DNA

Kapal Baruna Jaya dilengkapi berbagai peralatan bawah laut yang canggih. Salah satunya, Ultra Short Base Line (USBL) transponder yang mampu mendeteksi sinyal black box hingga radius 5000 meter.

Baca Juga: Hari Ke-5 Evakuasi Korban Sriwijaya Air, Basarnas Kerahkan 3.300 Personel dan 54 Kapal

Kondisi CVR yang sedang dicari tersebut diperkirakan sudah tidak utuh lagi, sama halnya dengan kondisi Data Flight Recorder (FDR) dan kondisi Underwater Acoustic Beacon (UAB) yang berhasil ditemukan sebelumnya sudah rusak berat. Sesuai rencana operasi, kapal Baruna Jaya IV beroperasi di sektor tak jauh dari penemuan FDR.

Sementara perkembangan operasi SAR hingga siang hari ini, berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca kurang begitu bersahabat. Kondisi area pencarian berawan, hujan, angin cukup kencang, dan gelombang cukup tinggi.

Sekadar informasi, black box terdiri dari dua perangkat antara lain CVR dan FDR. CVR berisi rekaman percakapan dalam kokpit pesawat dan FDR berisi rekaman data penerbangan.

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) sore sekitar pukul 14.40 WIB.

Pasawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut mengangkut 62 penumpang, terdiri dari 6 awak aktif, 40 orang dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi, dan 6 awak sebagai penumpang.

Hingga kini petugas SAR gabungan telah berhasil menemukan puing-puing pesawat dan beberapa bagian tubuh korban.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini