Hari Ke-5 Evakuasi Korban Sriwijaya Air, Basarnas Kerahkan 3.300 Personel dan 54 Kapal

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 13 Januari 2021 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 13 337 2343655 hari-ke-5-evakuasi-korban-sriwijaya-air-basarnas-kerahkan-3-300-personel-dan-54-kapal-pJbJMOiFXX.jpg Proses evakuasi jenazah korban Sriwijaya Air SJ 182. (Foto : Okezone/Fahreza Rizky)

JAKARTA - Tim SAR gabungan kembali melakukan evakuasi korban dan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Diketahui ini merupakan operasi hari kelima.

Direktur Operasi Basarnas, Brigjen TNI (Mar) Rasman menyebut, pada hari kelima ini pihaknya mengerahkan 3.300 personel dan 54 kapal. Kemudian sebanyak 20 kendaraan laut dan 13 pesawat dikerahkan dalam upaya evakuasi.

"Unsur yang terlibat atau personel terlibat hampir sama dengan kemarin. Jadi personel masih kurang lebih 3.300. Kemudian unsur kapal ada sebanyak 54, kendaraan laut yang kecil seperti RIB, searider, perahu karet, jetski, sekitar 20dan pesawat standby 13," ucap Rasman di Posko JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (13/1/2021).

Di operasi hari kelima ini, seluruh potensi yang ada akan berupaya maksimal mencari korban dan serpihan pesawat Sriwijaya Air, baik di laut maupun di udara. Area pencarian bakal diperluas karena diduga korban dan puing pesawat terbawa arus.

"Unit udara tetap akan melaksanakan pencarian lewat udara tentu arealnya semakin luas karena kemungkinan ada serpihan atau ada korban yang terbawa arus. Demikian juga dengan alut laut," ucapnya.

Optimis CVR Bisa Didapatkan

Pada operasi kemarin, tim penyelam berhasil menemukan Flight Data Recorder (FDR), sedangkan Cockpit Voice Recorder (CVR) masih belum didapatkan. Rasman berujar di operasi hari kelima ini pihaknya akan berupaya menemukan CVR tersebut.

Baca Juga : Total 4 Korban Sriwijaya Air SJ-182 Teridentifikasi, Berikut Identitasnya

"Kalau kemarin yang ditemukan adalah FDR, sekarang mungkin harapan kita adalah CVR juga kita bisa dapatkan," jelasnya.

Sekadar informasi, black box terdiri atas dua perangkat antara lain CVR dan FDR. CVR berisi rekaman percakapan dalam kokpit pesawat dan FDR berisi rekaman data penerbangan.

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) sore sekitar pukul 14.40 WIB.

Pasawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut mengangkut 62 penumpang, terdiri dari 6 awak aktif, 40 orang dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi, dan 6 awak sebagai penumpang.

Baca Juga : Hari Kelima, Ini Fokus Pencarian Korban dan Bangkai Pesawat Sriwijaya SJ-182 

Hingga kini petugas SAR gabungan telah berhasil menemukan puing-puing pesawat dan beberapa bagian tubuh korban.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini