Personel KRI RGL 933 Mulai Evakuasi Korban Sriwijaya Air

Suparjo Ramalan, iNews · Selasa 12 Januari 2021 10:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 12 337 2342932 personel-kri-rgl-933-mulai-evakuasi-korban-sriwijaya-air-J5yJvGLPZ4.jpg Personel Basarnas (foto: Inews/Suparjo)

JAKARTA - Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) mencatat prajurit Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) RGL 933, telah melakukan evakuasi body part (bagian tubuh) korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182. Evakuasi dilakukan dari Perairan Kepulauan Seribu ke Jakarta International Container Terminal (JICT) II Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Evakuasi bagian tubuh korban kecelakaan maskapai penerbangan nasional itu dilakukan pada pukul 9.19 Selasa (12/1/2021) pagi dan tengah dalam perjalanan menuju JICT II Tanjung Priok.

Baca juga:  Sudah Ada 56 Kantong Jenazah Korban Pesawat Sriwijaya di RS Polri 

Sebelumnya, personil atau tim menemukan body part mengapung di sekitar lokasi jatuhnya pesawat yakni di kawasan perairan Kepulauan Seribu. Dalam catatan Kadispenal, hingga Selasa (12/1/2021) merupakan hari kedua, di mana, body part korban pesawat mulai mengapung di air.

"Menginformasikan pagi ini prajurit KRI RGL 933 melakukan evakuasi body part yang ditemukan mengapung di sekitar lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Ini merupakan hari kedua bodypart mulai mengapung," demikian keterangan resmi Kadispenal yang diterima MNC News Portal, Selasa (12/1/2021).

Baca juga: Pencarian SJ-182 Diprediksi Diterjang Gelombang Laut hingga 1,4 Meter

Body part tersebut di luar dari 74 bagian tubuh yang sudah diamankan Tim SAR Gabungan. Sementara itu, Disaster Victim Identification (DVI) Polri pun telah mengidentifikasikan 36 sampel potongan tubuh dari 74 bagian tubuh tersebut.

Dari pantauan MNC News Portal sejak pagi tadi, aktivitas sejumlah kapal yang menyangkut Tim SAR gabungan, baik dari Basarnas, TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, Bakamla, KPLP, KNKT, BMKG, dan seluruh potensi SAR baik di permukaan maupun di dasar air terlihat sibuk. Di mana, pada pukul 8.00 Wib aktivitas penyelam mulai dilakukan.

Personel yang terlibat dalam operasi SAR secara keseluruhan sebanyak 3.818 orang. Alat utama yang digunakan meliputi 54 kapal, 18 Rigit Inflatable Boat (RIB), 3 helikopter, dan 33 ambulans. Ini merupakan hari keempat usai maskapai penerbangan, Sriwijaya Air SJ-182 mengalami insiden kecelakaan di perairan Pulau Seribu.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini