DVI Polri Berhasil Identifikasi 36 Sampel Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air

Suparjo Ramalan, iNews · Selasa 12 Januari 2021 09:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 12 337 2342898 dvi-polri-berhasil-identifikasi-36-sampel-bagian-tubuh-korban-sriwijaya-air-Cr0ZnjoeWP.jpg Foto: Basarnas

JAKARTA - Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah mengidentifikasikan 36 sampel bagian tubuh (body part) dari 74 bagian tubuh korban Sriwijaya Air SJ-182 yang diperoleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) hingga Minggu (11/1/2021) malam kemarin.

Meski begitu, ke 36 sampel itu masih diidentifikasi lebih jauh. Artinya DVI masih melakukan penelusuran apakah 36 body part merupakan anggota tubuh dari korban yang berbeda atau satu kesatuan dari manusia yang sama.

"36 sampel hasil dari DVI bahwa yang kemarin yang kita bawa ada 36 sampel. Potongan itukan akan dipisahkan sama dia mas, 36 itu total dari 74 bagian tubuh. Jangan jangan itu satu. Seperti yang sudah saya bilang kemarin bahwa yang kita prioritaskan adalah korban," ujar Kepala Kantor SAR Jakarta Hendra Sudirman, Selasa (12/1/2021).

Sementara itu, 74 bagian tubuh merupakan hasil pencarian atau kerja sama yang dilakukan tim SAR gabungan, baik dari Basarnas, TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, Bakamla, KPLP, KNKT, BMKG, dan seluruh Potensi SAR baik di permukaan maupun di dasar air.

Temuan bagian tubuh korban sudah diserahkan ke DVI. Sedangkan material pesawat diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Personel yang terlibat dalam operasi SAR secara keseluruhan sebanyak 3.818 orang. Alat utama yang digunakan meliputi 54 kapal, 18 Rigit Inflatable Boat (RIB), 3 helikopter, dan 33 ambulans.

Sementara itu, masuk hari keempat usai maskapai penerbangan, Sriwijaya Air SJ-182 mengalami insiden kecelakaan di perairan Pulau Seribu, Jakarta, pada Sabtu (9/1/2021) kemarin, hingga Selasa hari ini, Tim SAR terus melakukan pencarian bagian tubuh para korban. Khusus untuk pencarian black box, hal itu menjadi konsentrasi TNI Angkatan Laut (AL).

"Lokasi dan titik pencarian masih sama, ada tiga matra yang kita buat di sini, udara, permukaan, dan di laut. Sementara black box, kita masih fokus pada pencarian korban," katanya.

(kha)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini