BPOM: Efek Samping Vaksin Covid-19 Sinovac Hanya 0,1 Sampai 1%

Binti Mufarida, Sindonews · Senin 11 Januari 2021 21:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 11 337 2342737 bpom-efek-samping-vaksin-covid-19-sinovac-hanya-0-1-sampai-1-cGPpROOIR9.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Penny K Lukito memastikan jika efek samping dari hasil uji klinik fase 3 vaksin Covid-19 Sinovac di Bandung hanya ringan sedang. Bahkan, jika berat hanya sebesar 0,1 sampai dengan 1%.

“Secara keseluruhan menunjukkan vaksin Coronavac aman dengan kejadian efek samping yang ditimbulkan bersifat ringan hingga sedang,” ungkap Penny dalam Konferensi Pers Emergency Use Authorization (EUA) Vaksin Covid-19, secara virtual, Senin (11/1/2021).

Penny mengatakan efek samping yang ditimbulkan itu hanya bersifat lokal saja. “Yaitu efek samping lokal berupa nyeri, iritasi, pembengkakan serta efek samping sistemik berupa nyeri otot, fetik dan demam,” ungkap Penny.

Baca Juga:  MUI Keluarkan Fatwa Halal Vaksin Covid-19 Sinovac

Sementara frekuensinya dengan derajat, kata Penny hanya sebesar 0,1 sampai dengan 1% saja. “Frekuensi efek samping dengan derajat berat sakit kepala, gangguan di kulit atau diare yang dilakukan hanya sekitar 0,1 sampai dengan 1%,” katanya.

“Efek samping tersebut merupakan efek samping yang tidak berbahaya dan dapat pulih kembali. Sehingga, secara keseluruhan efek samping ini juga dialami pada subjek yang mendapatkan plasebo,” jelas Penny.

Sementara itu, dari hasil uji klinik fase 3 di Bandung, vaksin Covid-19 Sinovac dipastikan aman. Dan efikasi vaksin Sinovac sendiri dari uji klinik fase 3 di Bandung menunjukkan efikasi sebesar 65,3%.

“Hasil analisis terhadap vaksin Coronavac dari uji klinik di Bandung menunjukkan efikasi sebesar 65,3% yang berdasarkan laporan dari efikasi vaksin di Turki adalah sebesar 91,25% serta dibahas di Brasil sebesar 78%,” ungkap Penny.

Baca Juga: Resmikan RS Covid-19, Anies: Semoga Jadi Babak Baru, 2 Hari Lagi Vaksin Digunakan

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini