Datangi KPK, Risma Minta Bantuan Awasi Penyaluran Bansos Covid-19

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Senin 11 Januari 2021 20:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 11 337 2342732 datangi-kpk-risma-minta-bantuan-awasi-penyaluran-bansos-covid-19-b3wyHIewpv.jpg Mensos Tri Rismaharini (Foto: Raka Dwi Novianto)

JAKARTA - Menteri Sosial Tri Rismaharini, secara terus terang meminta bantuan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta aparat penegak hukum lainnya terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) dalam penanganan Covid-19.

Hal ini diduga, agar tidak ada lagi suap menyuap terkait bansos Covid-19 yang telah mentersangkakan mantan Mensos sebelumnya Juliari P Batubara.

"Ke depan saya terus terang sudah berkirim surat ke KPK kemudian ke Kejaksaan Agung dan Mabes Polri serta Universitas Indonesia untuk membantu kami di dalam setiap proses langkah yang akan kami laksanakan. Sehingga kami berharap, kami juga dibantu untuk menghindari, dan memperbaiki mungkin ada permasalahan-permasalahan yang harus kita selesaikan," ujar Risma di Gedung KPK, Jakarta, Senin (11/1/2021).

Baca Juga: Risma Sebaiknya Fokus sebagai Mensos, Perbaiki Data Penerima Bansos

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron pun mengamini apa yang dilakukan Risma. Dirinya menyebut kedatangan Risma ke KPK juga untuk terkait pengentasan masalah masalah sosial termasuk bansos agar tepat sasaran.

"Beliau intinya berkonsultasi ke KPK bagaimana memastikan agar sasaran sasaran-sasaran yang menjadi program Kemensos untuk pengentasan masalah masalah sosial, baik masalah kemiskinan, masalah pengangguran, masalah kesehatan dan lain lain, itu pertama tepat sasaran. Sementara ini penggunaan data sasaran tersebut menggunakan NIK, itu basis datanya," kata Ghufron.

Ghufron menyebut, ternyata sasaran yang memiliki masalah sosial tidak semuanya memiliki KTP ataupun NIK. Oleh karenanya perlu kemudian menjangkau kepada sasaran sasaran yang lebih luas yang memiliki masalah masalah sosial tersebut.

Baca Juga: Periksa Penyuap Juliari Batubara, KPK Selisik Pendistribusian Paket Bansos Covid-19

Selain itu, Ghufron mengungkapkan bahwa Risma juga menyampaikan mengenai tata pengelolaan data sosial, sebab data sosial bukan data yang statis. Dan juga perlunya pembaharuan data untuk mendinamisasi data sosial.

"Terakhir, beliau juga menyampaikan permohonan kepada KPK bagaimana agar integrasi dari penyelenggara bantuan sosial ini, harapannya memiliki empati dan dedikasi yang sama terhadap beban masalah sosial. Jadi bu risma sangat menekankan kepada jajarannya supaya kemudian segenap insan Kemensos memiliki dedikasi untuk melayani masalah masalah sosial, masalah masalah kemiskinan dan masalah masalah pengangguran lainnya," kata Ghufron.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini