Ini Peran Habib Hanif Mantu Rizieq sebagai Tersangka Kasus Tes Swab

Muhamad Rizky, Okezone · Senin 11 Januari 2021 17:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 11 337 2342643 ini-peran-habib-hanif-mantu-rizieq-sebagai-tersangka-kasus-tes-swab-0pgeGjdIIV.jpg Foto: Sindonews

JAKARTA - Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengungkapkan peran menantu Rizieq, Muhammad Hanif Alatas hingga ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pidana menghalangi atau menghambat penanganan wabah penyakit menular terkait pengambilan tes swab Rizieq di RS Ummi, Bogor.

Menurutnya, Habib Hanif telah ikut membantu dalam menyembunyikan hasil swab yang dilakukan terhadap Rizieq.

(Baca juga: Habib Hanif Sampaikan Keterangan Penting Terkait Penembakan 6 Laskar FPI)

"Kan dia ikut di situ yang memfasilitasi dia ikut membantu menyembunyikan informasi terkait proses padahal itu kan harus dilaporkan ke gugus tugas," kata Andi saat dikonfirmasi, Senin (11/1/2021).

(Baca juga: Habib Rizieq dan Dirut RS Ummi Resmi Jadi Tersangka Kasus Tes Swab)

Adapun dalam kasus ini selain Hanif, polisi juga menetapkan Habib Rizieq Shihab dan Dirut RS Ummi Bogor, Andi Taat juga sebagai tersangka.

Penetapan itu sendiri salah satunya dilakukan setelah polisi berhasil mengumpulkan sejumlah alat bukti.

"(Seperti) keterangan saksi, keterangan ahli ditambah dengan surat dan petunjuk. Kalau bukti undang-undang itu minimal dua alat bukti. Alat bukti penyidik ada 4," bebernya.

Adapun dalam perkara ini para tersangka dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 14 ayat 1 dan 2 UU No Tahun 1984. Kemudian Pasal 216 KUHP dan Pasal 14 serta Pasal 15 UU No 1 Tahun 1946.

Sebagai informasi, RS Ummi dilaporkan dengan nomor LP/650/XI/2020/JBR/POLRESTA BOGOR KOTA. Adapun pasal yang disangkakan yakni Pasal 14 Ayat 1, 2 UU Nomor 4 Tahun 1984.

Dalam laporannya, RS Ummi diduga menghalangi atau menghambat Satgas dalam penanganan atau penanggulangan wabah penyakit menular Covid-19 yang akan melakukan swab tes terhadap salah satu pasiennya yang diduga terpapar Covid-19

RS Ummi Kota Bogor dinilai tidak memberikan penjelasan yang utuh terkait protokol proses penanganan terhadap pasien tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini