Analisa KNKT, Pesawat Sriwijaya Air Pecah Ketika Jatuh ke Laut

Agregasi VOA, · Senin 11 Januari 2021 14:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 11 337 2342487 analisah-knkt-pesawat-sriwijaya-air-pecah-ketika-jatuh-ke-laut-wG5xhxAi4P.jpg Proses pencarian masih terus dilakukan terhadap korban pesawat Sriwijaya Air.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Penyidik Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Nurcahyo Utomo menyatakan, pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Pulau Seribu, Sabtu (9/1/2021), kemungkinan pecah setelah menghantam permukaan laut.

"Kami belum tahu pasti, tapi apabila diperhatikan, serpihan-serpihannya tersebar di sebuah area yang tidak terlalu luas," kata Nurcahyo Utomo kepada Reuters, Senin (11/1).

"Pesawat itu kemungkinan pecah saat berbenturan dengan air, karena kalau meledak di udara, serpihannya akan tersebar lebih luas," tambahnya.

Baca Juga: KN SAR Wisnu Kerahkan 50 Penyelam Cari Korban & Serpihan Sriwijaya Air SJ-182

Pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta ke Pontianak dengan 62 penumpang, hilang kontak dengan petugas kontrol lalu lintas udara pada Sabtu (9/1) selepas pukul 14.40 WIB, sekitar empat menit setelah lepas landas. Pesawat jenis Boeing itu jatuh di perairan sekitar Kepulauan Seribu.

Baca Juga: Basarnas Temukan Bagian Tubuh Penumpang Sriwijaya Air, Sebelum Dinaikan ke Kapal Disemprot Disinfektan

Sementara itu, Penjabat Menteri Pertahanan AS Christopher Miller pada Minggu (10/1) menelepon Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan tersebut.

Dalam pernyataan yang dirilis Departemen Luar Negeri AS Minggu (10/1), Miller menawarkan bantuan yang mungkin diperlukan dan menyatakan keyakinannya pada pemerintah Indonesia dalam mengatasi situasi itu. Kedua pemimpin itu juga menyampaikan rasa duka cita kepada para keluarga korban. (saz)

(amr)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini