KN SAR Wisnu Kerahkan 50 Penyelam Cari Korban & Serpihan Sriwijaya Air SJ-182

MNC Portal, · Senin 11 Januari 2021 09:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 11 337 2342293 kn-sar-wisnu-kerahkan-50-penyelam-cari-korban-serpihan-sriwijaya-air-sj-182-tk9l0bmEsX.jpg Foto: MNC Portal

JAKARTA - Aktivitas di kapal KN SAR Wisnu milik Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) tampak sibuk. Dari pantauan MNC News Portal pada Senin (11/1/2021) pagi, ada 50 anggota dari penyelam gabungan tengah mempersiapkan diri untuk melakukan eksplorasi di kedalaman 18 meter di perairan Kepulauan Seribu.

Ini merupakan hari ketiga Basarnas melakukan pelacakan dan pencarian korban (penumpang) serpihan, black box, dan benda lain yang dinilai penting dari pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Di mana, maskapai penerbangan nasional rute Jakarta-Pontianak itu mengalami lost kontak hingga terjatuh di perairan Pulau Seribu pada Sabtu sore kemarin.

Hendra Sudirman Kepala Kantor SAR Jakarta dan Kapolres Pulau Seribu AKBP Eko Wario kembali mengingatkan kepada tim penyelam pentingnya koordinasi dan kerja sama saat memimpin apel pagi di atas kapal sebelum pencarian dilakukan.

"Untuk teman-teman harus tetap punya semangat tinggi, keinginan tinggi untuk mencari Sriwijaya Air SJ-182. Ada tiga metode pencarian, yang pertama pencarian lewat udara, kedua metode pencarian di permukaan, seperti biasa, dan ketiga adalah metode pencarian di dasar laut," ujar Hendra, Senin (11/1/2021).

Dalam kesempatan itu, dia juga mengingatkan perihal mekanisme pengumpulan benda-benda pesawat dan korban yang nantinya diperoleh tim penyelam. Di mana, semua benda itu akan dibawa ke KN SAR Wisnu. Nantinya dari kapal berwarna oranye itu akan dibawa ke JICT Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Baca juga: Hari Ketiga Pencarian Sriwijaya Air SJ-182, Basarnas Kerahkan 2.600 Personel, 53 Kapal & 13 Alat Udara

"Untuk mekanismenya yang pertama, untuk tim yang ada di sini dan kapal-kapal sipil yang ada di dalam proses pencarian ini itu dikumpulkan, kemarin di Wisnu semalam, begitu ketemu de Bris kita kumpulkan di sini, kalau sudah disini kita akan kirimkan ke posko yang ada di JICT, begitu terus (berulang). Setelah itu nanti dari DVI dipilah-pilah mana yang bisa diidentifikasi, mana (benda) yang bisa kita peroleh informasi lanjutan," kata dia.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini