Apa Itu Black Box Pesawat, Ini Fungsi dan Kegunaannya!

Sazili Mustofa, Koran SI · Senin 11 Januari 2021 08:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 11 337 2342274 apa-itu-black-box-pesawat-ini-fungsi-dan-kegunaannya-yQPRQqiPG6.jpg Black Box pesawat yang selalu dicari saat terjadi kecelakaan pesawat.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 yang jatuh pada Sabtu (9/1/2021), hingga kini black box atau kotak hitam pesawat tersebut belum ditemukan.

Komite Nasional Kecelakaan Transportasi ( KNKT) telah melakukan pencarian yang dimulai pada Minggu (10/1/2021). Begitu juga dengan Dit Polair Baharkam Polri sudah mengerahkan alat untuk membantu mencari black box pesawat.

"Dalam membantu pencarian pesawat Sriwijaya Air yang jatuh kami membawa 2 set vinger locater, alat untuk mencari black box dan 50 orang penyelam dari Ditpolair, penyelam Ditpolairud Polda Metro Jaya, penyelam Ditpolairud Polda Banten, dan penyelam dari KorBrimob," tutur Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Pol Mohammad Yassin Kosasih.

Baca Juga: Panglima TNI: Titik Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air Sudah Ditemukan

Lantas, apa itu black box pesawatt sehingga penting dicari? Dilansir dari Deutsche Welle, black box adalah perangkat perekam yang sangat dilindungi dan penting, sama seperti hard disk atau kartu memori. Black box mencatat semua data penerbangan, selain percakapan di kokpit. Meski namanya black box, namun black box berwarna oranye.

Black box harus tahan banting dan tetap utuh tanpa rusak, meski dihantam berbagai skenario kecelakaan pesawat.

Baca Juga: Status Kapten Afwan Pilot Sriwijaya Air SJ-182: Setinggi Apapun Aku Terbang

Sebelum digunakan, black box harus lulus serangkaian uji ketahanan. Mulai dari dapat menahan benturan dinding beton dengan kecepatan 750 kilometer per jam, beban statis 2,25 ton setidaknya selama lima menit, suhu maksimum 1.100 derajat Celsius selama satu jam, dan tekanan air di kedalaman 6.000 meter.

Agar lebih mudah ditemukan di laut, perangkat mengirimkan sinyal saat bersentuhan dengan air asin yang dapat ditangkap dalam radius sekitar dua kilometer (1,2 mil).

Dalam jarak sesingkat itu, lokasi bangkai kapal seharusnya sudah ditentukan untuk menemukan perangkatnya. Semuanya direkam Perekam suara mencatat semua suara di kokpit. Selain diskusi antar pilot, juga merekam pengumuman komputer otomatis, lalu lintas radio, diskusi dengan awak dan pengumuman kepada penumpang.

Suara sakelar dan mesin juga direkam oleh perangkat. Percakapan pribadi antara pilot juga disimpan di black box. Itulah sebabnya file audio yang diambil harus ditangani dengan hati-hati, sebagai upaya perlindungan data.

Diskusi hanya dapat dievaluasi untuk memperjelas kecelakaan atau kegagalan fungsi. Karena alasan ini, rekaman ditimpa setelah maksimal 120 menit.

Untuk diketahui, perangkat lama hanya merekam 30 menit. Kuantitas data terus meningkat Jumlah data yang disimpan dalam black box telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Ini termasuk informasi tentang hal-hal seperti jalur penerbangan, ketinggian, lokasi pesawat, kecepatan, suhu mesin dan knalpot, serta posisi flap, di antara banyak lainnya. Data tersebut membantu para ahli menyelidiki penyebab kecelakaan atau insiden serius dan mengurangi potensi sumber kesalahan. Namun, penyelidik tidak sepenuhnya merekonstruksi penerbangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini