Pesawat Sriwijaya SJ-182 Jatuh, Tumpahan Minyak Terpantau dari Udara

MNC Portal, · Minggu 10 Januari 2021 11:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 10 337 2341968 pesawat-sriwijaya-sj-182-jatuh-tumpahan-minyak-terpantau-dari-udara-AjtVSIex2d.jpg Pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ-182. (Foto/TNI AU)

JAKARTA – Tumpahan minyak terpantau dari udara di titik lokasi jatuhnya pesawat Pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Pesawat jatuh di Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu pada Sabtu 9 Januari 2021 WIB sore.

Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Udara (Asops Kasau) Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi setelah melakukan pemantau dari udara menjelaskan ada anomali di sekitar jatuhnya pesawat.

Foto/TNI AU

Observasi yang dilakukannya untuk mencari pesawat Sriwijaya SJ-182 itu dengan menerbangkan dua helikopter untuk menuju koordinat hilangnya pesawat tersebut, yakni 0555 23 LS dan 1063605 Bujur Timur.

Baca juga: Ini Temuan Kopaska di Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air

"Kami bisa melihat adanya anomali perubahan atau kontras warna permukaaan laut. Saya berasumsi bahwa itu adalah tumpahan minyak," kata Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Udara (Asops Kasau) Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi usai melakukan pemantauan melalui udara di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (10/1/2021).

Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi melanjutkan, "Sangat jelas sekali. Anomali perubahan kontras itu dan luas sekali jangkauannya karena kurang lebih 18 jam. Kira-kira itu tumpahan minyak bahan bakar pesawat."

Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada hari Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak di posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

Pesawat take off dari Bandara Soekarno Hatta pada pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya pada pukul 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan karena faktor cuaca.

Pasawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut mengangkut sebanyak 56 penumpang, terdiri dari 46 dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi, ditambah 12 kru. (Fzy)

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini