Sriwijaya Air Jatuh, Eks Ketum HMI Mulyadi Tamsir dan Istri Berada Dalam Pesawat

Fahmi Firdaus , Okezone · Sabtu 09 Januari 2021 19:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 09 337 2341704 sriwijaya-air-jatuh-eks-ketum-hmi-mulyadi-tamsir-dan-istri-berada-dalam-pesawat-re0adrawHI.jpg Tangkapan layar media sosial

JAKARTA - Mantan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) 2016-2018 Mulyadi P Tamsir dikabarkan berada dalam Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 jurusan Jakarta-Pontianak yang hilang kontak dengan menara pengawas.

Dalam manifest yang diterima redaksi, Mulyadi yang juga Wakil Ketua Umum DPP KNPI ini bersama istri ada dalam nomor 26-27.

(Baca juga: Sriwijaya Air Jatuh, Ketinggian Pesawat Berkurang 10 Ribu Kaki Dalam 1 Menit)

“ Iya benar, Waketum DPP KNPI Mulyadi ada dalam pesawat,” ujar Ketua Umum KNPI Haris Pertama kepada Okezone, Sabtu (9/1/2021).

Haris berharap, semua pihak dapat mendoakan Mulyadi dan istri agar diberi keselamatan.

“Kita berdoa supaya Basarnas dapat menemukan Mulyadi dengan selamat,” sambungnya.

Haris yang juga aktivis HMI ini enggan berspekulasi atas jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di Kepulauan Seribu. “Kita tunggu keterangan resmi dari pemerintah saja. Karena pemerintah yang berwenang menyampaikannya,” tutupnya.

Pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJY182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak (lost contact) dengan menara pengawas.

Situs FlightRadar24 menyebut pesawat berpenumpang 59 orang itu kehilangan ketinggian 10 ribu kaki dalam 1 menit.

"Penerbangan Sriwijaya Air # SJ182 kehilangan ketinggian lebih dari 10 ribu kaki dalam 1 menit, sekitar 4 menit setelah keberangkatan dari Jakarta," tulis FlightRadar24 dalam Twitternya dikutip Okezone.

Dari situs FlightRadar24, pesawat Sriwijaya Air sempat mencapai ketinggian 10.900 kaki. Mendadak, ketinggian berubah menjadi 8.950 kaki, turun ke 5.400 kaki, hingga terakhir terpantau di 250 kaki. Setelah itu, pesawat hilang kontak.

Sementara itu, Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air, Theodora Erika mengatakan, sampai saat ini masih terus melakukan kontak dengan berbagai pihak guna mendapatkan informasi lebih rinci terkait penerbangan

"Management masih terus berkomunikasi dan menginvestigasi hal ini dan akan segera mengeluarkan pernyataan resmi setelah mendapatkan informasi yang sebenarnya,” ujarnya kepada MNC Portal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini