Polri Jamin Keamanan Pasca-Penyergapan Teroris di Sulsel

Herman Amiruddin, Okezone · Jum'at 08 Januari 2021 23:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 08 337 2341373 polri-jamin-keamanan-pasca-penyergapan-teroris-di-sulsel-NhyNvpNJwh.jpg Gelar perkara kasus terorisme di Sulsel (Foto: Okezone/Herman)

MAKASSAR - Pasca pengungkapan dan penyergapan kelompok teroris di Sulawesi Selatan (Sulsel), Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel akan menjamin keamanan masyarakat di berbagai daerah.

Keamanan dari bahaya sebaran Jamaah Ansharut Daulah (JAD), jaringan terorisme ISIS yang telah disergap di lima titik antara lain Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan Enrekang, Rabu (6/1/2021) kemarin.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan mengatakan masyarakat tak perlu khawatir, terlebih orang-orang yang ditangkap dan dilumpuhkan adalah pentolan jaringan JAD di Sulsel.

"Kepada seluruh masyarakat Sulsel tenang saja. Percayakan kepada Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat yang bekerja 24 jam. Kami jamin aman. Tidak usah khawatir," ungkap Zulpan kepada sejumlah wartawan di Makassar, Jumat 8 Januari 2021.

Zulpan meyakini Polri akan terus mengawal setiap upaya-upaya radikalisme berbahaya. Menurut dia, secara umum, Sulsel sebenarnya masih cukup aman dari serangan paham radikal dan intoleran kelompok JAD. Namun ada sebagian kecil wilayah yang jadi atensi terkait keberadaan jaringan ini, antara lain Makassar, Gowa dan Enrekang.

"Yang tertangkap itu sebagian kecil saja, artinya kita harus waspada bahaya teroris, karena bisa timbul di sekitar kita tanpa kita sadari. Oleh sebab itu butuh bantuan semua pihak, pemerintah, tokoh agama, untuk bagaimana menyadarkan masyarakat agar memiliki iman kuat dalam agama," ucapnya.

Saat ini Polri terus mengupayakan mencari informasi dan mengembangkan struktur JAD di Sulsel maupun di luar wilayah ini. Mengingat fakta ditemukan ada sekitar ratusan orang yang ikut dalam paham menyimpang. Melalui program deradikalisasi.

"Karena itu merupakan salah satu program Polri bagaimana masyarakat tidak berpikir radikal. Tapi lagi-lagi ini perlu bantuan semua pihak, mulai dari pemerintah bawah sampai atas dan juga tokoh masyarakat. Satu hal kami harap semua tenang, situasinya sudah aman," tegasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini