MUI Belum Keluarkan Fatwa Final Meski Nyatakan Vaksin Sinovac Halal, Ini Alasannya

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Jum'at 08 Januari 2021 17:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 08 337 2341264 mui-belum-keluarkan-fatwa-final-meski-nyatakan-vaksin-sinovac-halal-ini-alasannya-4A8FeT05l0.jpeg Asrorun Niam. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengumkan bahwa status penggunaan vaksin Sinovac suci dan halal. Namun demikian, MUI belum mengeluarkan fatwa secara utuh lantaran menunggu izin keamanan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh mengatakan, setelah dilakukan diskusi panjang penjelasan auditor, rapat Komisi fatwa menyepekati bahwa vaksin Covid-19 yang diproduksi Sinovac Lifescience yang sertifikasinya diajukan Biofarma, dinyatakan suci dan halal.

Namun demikian, kata Niam, fatwa MUI belum final karena masih menunggu keputusan BPOM terkait keamanan dari Vaksin tersebut.

“Akan tetapi mengenai keboleham penggunaannya ini sangat terkait dengan keputusan mengenai aspek keamanan dari Badan POM,” ujar Niam saat konfrensi pers di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Jumat (8/1/2021).

Menurut Niam, dalam rapat tersebut, yang menjadi concern pembahasan fatwa adalah aspek halal dan toyib. Keduanya merupakan satu kesatuan yang tak bisa terpisahkan di dalam pembahasan dan penerapan fatwa tentang vaksin Sinovac.

Sementara, Niam menyebutkan untuk aspek toyib yang terkait keamanan, kualitias dan aspek vaksin itu menjadi domain BPOM.

Baca juga: Breaking News, MUI Nyatakan Vaksin Sinovac Halal dan Suci

“Dengan demikian fatwa MUI terkait dengan produk vaksin Covid-19 dari sinovac ini akan menunggu hasil final dari BPOM mengenai aspek ke toyibannya,” ucapnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini