Patroli Tim Gabungan Satroni Ponpes Ngruki, Ustadz Hendro: Berlebihan

Septyantoro Aji Nugroho, iNews · Jum'at 08 Januari 2021 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 08 337 2341124 patroli-tim-gabungan-satroni-ponpes-ngruki-ustadz-hendro-berlebihan-BTRuqKgTnA.jpg Patroli tim gabungan di Ponpes Al Mukmin Ngruki dipersoalkan.(Foto:Septyantoro/iNews)

SUKOHARJO - Pihak Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah, merasa patroli tim gabungan Polri, TNI dan Satpol PP yang berkeliling menyatroni ponpes dianggap berlebihan.

Tim gabungan yang berpatroli mengingatkan warga untuk menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, tim juga menggelar operasi yustisi. Satuan Brimob bersenjata lengkah dengan sepeda motor dan kendaraan taktis (rantis), datang bersamaan dengan aparat TNI yang datang menggunakan rantis.

Baca Juga: Abu Bakar Ba'asyir Bebas dari Penjara, Keluarga: Semoga Beliau Diberi Kesehatan

Sedangkan Satpol PP bersiaga di truk Binmas Polres Sukoharjo mengenakan pengeras suara mengingatkan agar tidak berkerumun. Operasi ini dipinpin Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang, terlihat juga di lokasi Dandim 0726/Sukoharjo Letkkol Inf Agus Adhy Darmawan.

Baca Juga: Abu Bakar Baasyir Bebas dari Lapas Gunung Sindur Dikawal Ambulans

Keberadaan aparat gabungan tersebut, sangat disayangkan Humas Panitia Kedantangan Ustadz Abu Bakar Baasyir, Ustadz Hendro Sudarsono.

"Ponpes Al Mukmin Ngruki mempertanyakan operasi tim gabungan yang dihadirkan banyak aparat bersenjata. Padahal, kami telah menerapkan protokol kesehatan," tutur Ustadz Hendro, Jumat (8/1/2021).

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini