Pekan Ini, Komnas HAM Publikasi Tangkapan Layar dari Video Tewasnya 6 Laskar FPI

Riezky Maulana, iNews · Rabu 06 Januari 2021 23:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 06 337 2340166 pekan-ini-komnas-ham-publikasi-tangkapan-layar-dari-video-tewasnya-6-laskar-fpi-jgAL20tFvd.jpg Komisioner Komnas HAM Choirul Anam (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan segera mempublikasikan beberapa tangkapan layar (screenshot) dari terkait dengan peristiwa tewasnya 6 Laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek KM 50. Waktu ditampilkannya tangkapan layar tersebut direncanakan pada pekan ini.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menuturkan, tujuan menampilkan tangkapan layar dari video tersebut akan publik bisa mengetahui detail dari peristiwa tersebut.

"Saya akan coba pekan ini. Minimal screenshot dari video, dan ditunjukkan titik mana, dan berapa menit. Sehingga publik bisa tahu bahwa posisinya kayak apa," tuturmya di Jakarta, Rabu (6/1/2021).

Baca Juga:  Penembakan 6 Laskar FPI: 83 Saksi Diperiksa Bareskrim, 4 di Antaranya Anggota Polri

Lebih jauh Anam menjelaskan, dengan ditampilkannya video tersebut, pihaknya ingin membantah spekulasi yang beredar bahwasanya kinerja Komnas HAM dalam pengusutan peristiwa ini dinilai lambat. Padahal, kata Anam, pihaknya memeriksa lebih dari 8.000 video.

"Kami bekerja keras karena ingin semua, info tekait peristiwa ini sedetil-detilnha kami coba untuk mendapatkan dan ini penting bagi publik untik melihatnya. Walaupun kami kerjanya maraton, ada yang ngomong kan kerjanya lambat, kan mereka enggak bayangin kami periksa 8.000 video," ungkapnya.

Baca Juga:  Pengacara Habib Rizieq dan Polisi "Adu Bukti" di Sidang Praperadilan

Dia mengatakan, investigasi yang dilakukan okeh pihaknya tiap hari semakin menunjukkan titik terang. Bahkan, dia berkelakar bahwa, sinaran keterangan itu makin terasa kehangatannya.

"Mataharinya semakin kelihatan, sinarnya dan kehangatannya semakin kuat," ucapnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini