Sikapi PP Kebiri, Polri: Penyidik Tetap Mengacu KUHAP

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 06 Januari 2021 21:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 06 337 2340118 sikapi-pp-kebiri-polri-penyidik-tetap-mengacu-kuhap-oNZSnZwdEJ.jpg Kabag Penum Polri Kombes Ahmad Ramadhan (Foto: Polri)

JAKARTA - Polri menyatakan bahwa terkait dengan Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2020 tentang hukuman kebiri bagi predator seksual pihaknya tetap mengacu pada KUHAP.

"Terkait dengan hukuman kebiri kepolisian sebagai penyidik tetap mengacu pada KUHAP," kata Kabag Penum Humas Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (6/1/2021).

Baca Juga:  Kak Seto Nilai Hukuman Kebiri bagian dari Rehabilitasi Pelaku Kekerasan Seksual 

Untuk eksekusinya, Ahmad mengaku hal itu bukanlah ranah dari kepolisian. "Eksekusi itu adalah ranah dari jaksa penuntut umum," ujar Ahmad.

"Kami hanya melakukan penyidikan. Kita melakukan bagaimana mengungkap sesuatu. Mencari unsur pidananya. Jadi mengikuti criminal justice system," imbuhnya.

Seperti diketahui, Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Cara Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia Hukuman Kebiri, Pemasangan Alat Deteksi Elektronik, Rehabilitasi, dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak telah ditandatangani Presiden Joko Widodo.

Baca Juga:  Menakar Efektivitas Hukuman Kebiri bagi Predator Seks Anak

Beleid tersebut diteken Jokowi pada 7 Desember 2020. PP tersebut merupakan peraturan turunan dari Pasal 81A Ayat (4) dan Pasal 82A Ayat (3) Undang-Undang No 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

Dalam Pasal 2 Ayat (1), disebutkan pelaku persetubuhan terhadap anak yang telah memiliki kekuatan hukum tetap bisa dikenakan tindakan kebiri kimia, pemasangan alat pendeteksi elektronik, dan rehabilitasi.

Sementara di Pasal 2 Ayat (2) menyebut pelaku perbuatan cabul terhadap anak yang telah memiliki kekuatan hukum tetap dapat dikenakan tindakan pemasangan alat pendeteksi elektronik dan rehabilitasi.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini