Polemik Blusukan Risma, Fahri Hamzah: Menteri Beda dengan Wali Kota

Bima Setiyadi, Koran SI · Rabu 06 Januari 2021 14:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 06 337 2339843 polemik-blusukan-risma-fahri-hamzah-menteri-beda-dengan-wali-kota-YkAVAk0HaE.jpg Menteri Sosial, Tri Rismaharini (Foto: Okezone)

JAKARTA - Aksi blusukan yang dilakukan Menteri Sosial Tri Rismaharini di Ibukota terus berpolemik di media sosial dan menjadi trending topik melalui tulisan "Bu Risma". Sebanyak 14.000 lebih warganet membahas "Bu Risma" terkait aksi blusukannya.

Mantan anggota DPR RI Fahri Hamzah pun ikut berkomentar. Menurutnya, kemiskinan itu bukan di Jakarta tetapi di daerah terpencil.

"Tadinya aku gak mau tulis tapi ya salah...kemiskinan itu bukan di jakarta tapi di daerah terpencil sana...itu rakyat bunuh diri, bunuh keluarga, ada ibu bunuh 3 anaknya karena mlarat. Tapi para penjilat dalam birokrasi ini jahat. Tega amat sih. Ayolah mulai dari data," tulis akun @Fahrihamzah yang dikutip Rabu (6/1/2021).

Politisi Partai Gelora itu meminta agar staf Menteri Risma memberitahu perbedaan Walikota dan Menteri.Perbedaan tidak saja pada filosofi, skala, juga metode. Menteri tidak dipilih tapi ditunjuk, kerja sektoral saja dan berlaku di seluruh negeri. Walikota dipilih, non sektoral tapi terbatas kota.

Sampaikan kepada Menteri Risma, kata Fahri, krisis ini akan panjang. Karena ketimpangan, kemungkinan di daerah terpencil akan makin sulit. Tapi, orang desa gak ribut. Memang yang bahaya orang miskin kota, ada politik ada kelas menengah yang advokasi. Tapi kerja pakai data.

"Kalau ada data, analisa, keluar konsep, lapor presiden, hearing di @DPR_RI muncul kritik, muncul koreksi, publik nimbrung lalu bikin kesimpulan akhir, lalu eksekusi secara massif nasional melalui jalur2 struktural. Barulah masalah selesai. Itu kerja negara bukan kerja media," cuit lanjutanya.

Fahri mendoakan siapapun yang memberi hatinya kepada rakyat jadi pemimpin di negeri ini.

"Kita doakan siapapun yg memberi hatinya kepada rakyat jadi pemimpin di negeri ini. Tapi tolong juga pakai ilmu. Kerja pakai konsep dan jangan tiba masa tiba akal, sibuk dianggap sukses dan citra dianggap kinerja. Situasi sulit, uang makin sedikit tolong jgn sia2kan waktu. Tks," pungkasnya.

Cuitan Fahri juga dibalas oleh rekannya Fadli Zon.

"Kayaknya Bro @Fahrihamzah telah kehilangan kesabaran menonton drama “post-absurd” yg dilakoni pemeran utama kawakan. 😃," tulis akun @fadlizon

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini